Miris, Campak dan Gizi Buruk di Tanah “Kaya Emas” Papua

Setidaknya 13 orang di Kabupaten Asmat, kebanyakan anak-anak, meninggal sepanjang Desember lalu lantaran gizi buruk dan terserang penyakit. foto: BBCindonesia


MUSTANIR.COM, JAKARTA — Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah memantau dan mewaspadai wilayah-wilayah yang rawan mengalami kondisi luar biasa (KLB) seperti KLB campak dan gizi buruk di Kampung Nakai Distrik Pulau Tiga dan Kota Agats, Provinsi Papua. “Pemda harus terus melihat, selalu memantau, mengelilingi daerah yang diperkirakan terjangkit penyakit dan gizi buruk,” kata Presiden Jokowi di Stadion Utama GBK Jakarta sebagaimana dikutip dari Antaranews.com, Minggu (14/1) malam. air max homme Presiden yang juga didampingi Menkes Nila Moeloek, mengatakan medan di kawasan yang mengalami KLB itu sangat berat. “Kita lihat medan di sana sangat berat sekali, contoh di Nduga, jalan ke Wamena saja empat hari, ke Asmat juga sama, lewat rawa, gunung, hambatan sangat berat dan biaya juga mahal,” katanya. Menurut Jokowi, dengan kondisi seperti itu pemda juga harus selalu memantau, mengelilingi daerah yang diperkirakan terjangkit penyakit, atau banyak kasus gizi buruk. new balance running Ia menyebutkan untuk KLB campak di Papua, tim dari Kementerian Kesehatan sudah dikirim ke daerah itu beberapa waktu lalu. nike air pegasus “Yang kasus campak, Kemenkes sudah mengirim tim mulai September 2017 masuk ke sana. Memang medan sangat sulit,” katanya. Menurut Jokowi, pemda sudah tahu apa yang harus dilakukan jika ada kondisi KLB. botte ugg pas cher “Tim dari Kemenkes juga terus kirim dan pemda di sana juga ada rumah sakit. Penanganan yang terbaik adalah oleh daerah. new balance femme Menteri sudah saya perintahkan untuk menangani kalau ada hal-hal yang luar biasa,” katanya. Sebelumnya dilaporkan telah terjadi KLB campak dan juga adanya gizi buruk di Kampung Nakai Distrik Pulau Tiga dan Kota Agats, Provinsi Papua. chaussure nike pas cher Sampai dengan 8 Januari 2018 ini tercatat tujuh balita dirawat dengan gizi buruk di RSUD, lima di antaranya positif campak. Pada tanggal 9 januari 2018 tercatat di Kampung Nakai, Distrik Pulau Tiga dua balita meninggal dunia, dan di kota Agats tercatat 12 Kasus campak dan tujuh kasus gizi buruk. Tim Kesehatan sedang melakukan inspeksi ke kampung- kampung di Distrik Basim untuk pengobatan Campak, gizi kurang dan gizi buruk.

Categories