UBN: Tahun Politik, Umat Islam Harus Kembali pada Ideologi Tauhid

MUSTANIR.com, Solo – Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) bekerjasama dengan takmir Masjid Raya Iska mengadakan tabligh akbar dengan tema ‘Arah Perjuangan Umat, Integritas Keislaman dan Kebangsaan’.

Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUM) Ustadz Bachtiar Natsir (UBN) sebagai pembicara utama, menyampaikan bahwa pada tahun politik sudah selayaknya umat Islam kembali pada dasar keyakinannya. Yaitu, ideologi tauhid.

“InsyaAllah, dengan izin Allah akan dimenangkan kepentingan politik umat Islam,” ungkapnya di Masjid Raya Iska, Mayang, Sukoharjo pada Ahad (17/2) malam.

Kepemimpinan, kekuasaan semestinya senantiasa di tangan umat Islam selama umat Islam menyempurnakan tauhidnya. Allah pasti akan menunaikan janji-Nya, Allah adalah pemilik segala kekuasaan.

“Janji Allah kepada mereka yang menyempurnakan imannya kepada Allah, akan diberikan kepada kalian kekuasaan dan perlindungan Allah, akan diberikan kesejahteraan dibawah kepemiminan kalian dan pertolangan yang diberikan Allah sebagaimana pemimpin-pemimpin sebelumnya yang pernah memimpin 2/3 dunia dengan izin Allah,” katanya.

“Kalau kita berbicara politik dalam Islam, sangat erat kaitannya dengan tauhid,” imbuhnya.

Menurutnya, kekuasaan dalam Islam tidak hanya sebatas menguasai. Melainkan dalam kekuasaan Islam memiliki tujuan yang paling utama, yaitu agar tegaknya agama Islam. Karena, Allah hanya meridhoi agama Islam.

“Dalam Islam bukan hanya sekedar kekuasaan, tujuannya adalah agar agama ini tegak dan harus ditegakkan,” katanya.

Selain itu, tujuan kekuasaan dalam Islam adalah supaya masyarakat aman dan tidak saling bermusuhan satu sama lain. Ini juga tujuan dari berbangsa dan bernegara dari dalam Islam.

“Ini sebetulnya substansinya Allah yang menjanjikan, pasti akan diturunkannya rasa aman setelah Allah menganti dari rasa takut dari perasaan kalian,” ujarnya.

Tabligh Akbar dimulai pada pukul 20.15, mundur dua jam dari jadwal sebelumnya. Kendati hujan deras sehingga panitia terlihat kembali menyiapkan kembali tata letak duduk untuk peserta. Namun demikian, tabligh akbar tersebut tetap dihadiri ribuan peserta. [kn]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories