Uni Eropa Akan Lemah Jika Inggris Keluar

inggris-uni-eropa

Uni Eropa Akan Lemah Jika Inggris Keluar

Mustanir.com – Menteri Luar Negeri Vatikan Uskup Agung Paul Gallagher menyuarakan harapan agar Inggris tetap bergabung dengan Uni Eropa, karena jika Inggris keluar maka Eropa akan lemah, lapor Telegraph mengutip wawancara pejabat Vatikan itu dengan stasiun televisi Inggris ITV yang disiarkan hari Rabu (20/1/2016).

“Menurut saya, kita akan melihatnya sebagai sesuatu yang tidak akan membuat Eropa lebih kuat,” kata uskup agung itu mengenai kemungkinan Inggris hengkang dari Uni Eropa.

Namun demikian dia menambahkan, “Tahta Suci menghargai keputusan akhir rakyat Inggris –sebab itu harus diputuskan oleh para pemilih di Inggris.”

Wawancara itu ditayangkan setelah bank di Wall Street, Goldman Sachs, setuju untuk mendonasikan “sejumlah dana yang cukup besar” kepada Britain Stonger in Europe, kampanye yang mengupayakan Inggris tidak keluar dari Uni Eropa, kata sebuah sumber yang mengetahui masalah tersebut, laporReuters.

Perdana Menteri Inggris David Cameron telah menjanjikan referendum pada akhir tahun 2017, guna memutuskan apakah Inggris akan tetap bergabung dengan Uni Eropa atau keluar.

Kemungkinan keluarnya Inggris dari UE menjadi kekhawatiran tersendiri bagi sebagian kalangan di dunia usaha dan berpengaruh kepada mata uang poundsterling.

Berbeda dengan kebanyakan negara sejawatnya di UE, Inggris masih enggan menggunakan mata uang euro karena khawatir kondisi perekonomiannya justru akan ambruk akibat meninggalkan poundstreling, seperti yang pernah terjadi dengan Spanyol. Sebagian kalangan di Inggris berkeyakinan perekonomian negara akan lebih kuat jika Inggris mandiri. Kebijakan Uni Eropa faktanya di lapangan, justru menimbulkan kesulitan di dalam negeri sejumlah anggotanya dan tidak selalu menguntungkan. (hidayatullah/adj)

Categories