Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu gestures as he speaks during a press conference at the defense ministry in the Israeli coastal city of Tel Aviv on Friday, July 11, 2014. Netanyahu said he will not cave in to international pressure to stop a military offensive in the Gaza Strip. He told a news conference Friday that Israel will continue its offensive until rocket fire out of Gaza is halted. (AP photo/Gali Tibbon, Pool)

1.500 Demonstran Israel Tuntut Netanyahu Mundur

MUSTANIR.COM, YERUSALEM – Lebih dari 1.000 orang Israel berpawai di Tel Aviv pada Kamis (15/11) untuk menyerukan pengunduran diri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Hal ini menyusul kesepakatan gencatan senjata Israel dengan faksi Palestina yang berpusat di Jalur Gaza.

Menurut media Israel, sebagaimana dikutip Kantor Berita Anadolu, sebanyak 1.500 pemrotes mencela keputusan Netanyahu untuk menyetujui kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza. Demonstran menuduh Netanyahu “gagal memimpin militer”.

Pada Rabu, sejumlah orang Israel berpawai di luar Knesset (Parlemen Israel) di Jerusalem untuk menyerukan pengunduran diri Netanyahu. Sejak Ahad, sedikitnya 14 orang Palestina telah gugur –oleh tembakan artileri dan serangan udara Israel– di seluruh wilayah yang diblokade tersebut.

Pada Ahad malam, seorang perwira Israel tewas –dan seorang lagi cedera– dalam operasi darat yang gagal di Jalur Gaza. Ketegangan terlihat mulai reda pada Selasa dan faksi perlawanan Palestina yang berpusat di Jalur Gaza menyepakati gencata senjata yang diperantarai oleh Mesir.
(republika.co.id/16/11/18)

Categories