(thedailybeast.com)

Beda Sikap Alim dan Jahil Terhadap Bahaya

MUSTANIR.net – Orang yang paling khawatir dan sering memberi peringatan tentang Covid-19 adalah orang yang paling tahu atau paling berilmu tentangnya. Sebaliknya orang yang paling tidak peduli dan merasa aman dari Covid-19 adalah orang yang paling tidak tahu apa itu Covid-19.

Analogikan dengan permasalahan akhirat dan neraka. Siapa yang paling khawatir dan paling sering memberi peringatan? Dan siapakah yang merasa aman dan tidak peduli?

Dalam menyikapi suatu masalah manusia biasanya akan terbelah karena adanya gap pengetahuan atau ilmu. Sebagai contoh, orang yang berilmu tentang Covid-19 biasanya akan dianggap berlebih-lebihan atau paranoid oleh orang yang tidak tahu tentang Covid-19.

Analogikan dengan masalah-masalah lainnya, misalnya orang yang tahu tentang work safety atau keselamatan kerja biasanya dianggap berlebih-lebihan oleh orang yang tidak pernah tahu ilmu tentang keselamatan kerja. Jangan lupa Anda analogikan juga dengan masalah halal dan haram serta surga dan neraka. Orang yang tahu betul ilmu tentang halal dan haram serta surga dan neraka biasanya dianggap berlebih-lebihan oleh orang yang tidak tahu hal-hal tersebut. 

Contoh yang lebih jelas adalah gap pengetahuan antara balita dengan orang dewasa.

Ketika balita membawa pisau maka orang dewasa akan memperingatkan dan mengambil tindakan dengan mengambil pisau tersebut karena tahu akan bahayanya. Tapi bagi si balita mungkin orang dewasa tersebut berlebihan, karena tidak tahu bahaya pisau yang dia pegang.

Pernahkah Anda mengatakan kepada anak Anda ketika memanjat tempat yang tinggi “Awas nanti jatuh lho, Nak”, dia menjawab “Enggak tuh!”?

Itulah sunnatullah dan akan terus begitu. Dengan kata lain orang yang berilmu itu ujian bagi orang jahil (tidak berilmu). Begitu pula sebaliknya. Tinggal Anda memilih menjadi orang berilmu atau menjadi orang jahil.

Silakan direnungkan.

Sumber: Ir. Noor Akhmad Setiawan, ST, MT, Ph.D, IPM; Dewan Pembina KIPMI

Categories