Politik Luar Negeri Islam adalah Dakwah dan Jihad

MUSTANIR.net – Konsep politik luar negeri Islam tidak dibangun di atas kepentingan nasional sebagaimana negara-bangsa modern, melainkan bertumpu pada misi universal risalah Islam. Hubungan dengan wilayah dan bangsa lain diarahkan untuk menyampaikan kebenaran, menegakkan keadilan, serta memutus dominasi sistem kufur yang menghalangi manusia dari mengenal dan menjalankan syariat Allah ﷻ secara bebas.

Dakwah sebagai poros politik luar negeri Islam meniscayakan adanya kekuatan yang melindunginya. Dalam realitas sejarah, dakwah Islam kerap dihadang oleh kekuasaan politik dan militer yang represif serta memusuhi Islam. Pada titik inilah jihad disyariatkan, bukan sebagai agresi, melainkan sebagai instrumen untuk menjaga dakwah dari penindasan fisik dan struktural.

Dengan demikian, relasi antara dakwah dan jihad adalah relasi ideologis yang utuh. Dakwah merupakan tujuan utama, sementara jihad adalah sarana ketika jalan damai ditutup oleh kekuatan yang memerangi Islam. Kerangka ini menegaskan bahwa politik luar negeri Islam adalah proyek pembebasan manusia, bukan ekspansi imperialis.

Hal ini seperti disampaikan peneliti Masyarakat Sosial Politik Indonesia (MSPI) Dr. Riyan yang menegaskan, politik luar negeri negara dalam ajaran Islam adalah dakwah dan jihad.

“Politik luar negeri Islam adalah dakwah dan jihad,” tuturnya dalam video Pesawat Militer Gabungan AS Kanada NORAD Siaga Serbu Greenland? di kanal youtube.com/@khilafah_news (25/1/2026).

Pembebasan daerah atau disebut futuhat, jelas Riyan, dimotifkan untuk dakwah membebaskan manusia dari menyembah manusia ke menyembah Tuhannya manusia yaitu Allah ﷻ. Jihad, lanjutnya, adalah untuk perang melindungi dakwah dan mengalahkan gangguan fisik musuh yang kafir.

“Inilah motif ideologis,” tegasnya. Karena, kata Riyan, menyangkut akidah dan syariah. Bukan untuk menjajah ataupun mengeruk bahkan merampok kekayaan alam. “Tapi untuk memuliakan penduduk di wilayah tersebut dengan Islam,” ujarnya.

Terakhir, ia menegaskan, penaklukan yang dilakukan dalam Islam adalah realisasi bahwa Islam sebagai pembawa rahmat bagi seluruh alam. “Inilah Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin.” tandasnya. []

Sumber: Media Umat

About Author

Categories