Perbedaan Penentuan Idul Adha Disebabkan Faktor Nasionalisme

MUSTANIR.net – Perbedaan penentuan Idul Adha dinilai cendekiawan muslim Dr. Faqih Syarif Hasyim. M.Si bukan disebabkan adanya dalil syar’i, melainkan faktor nasionalisme.

“Perbedaan yang terjadi saat ini bukan karena dalil syar’i, melainkan faktor nasionalisme. Akibatnya, wilayah yang secara astronomis sama, bisa jadi berbeda melaksanakan Idul Adha. Padahal, seharusnya bisa sama,” paparnya di kanal youtube.com/KCNewsId.

Ia mengungkapkan, penetapan Idul Adha harus berdasarkan rukyatul hilal. Dalam hal ini, jelasnya, berdasarkan rukyatul hilal penguasa Hijaz sebagaimana hadis riwayat Abu Dawud, “Bahwasanya Amir Makkah (Wali Makkah) berkhotbah dan menyatakan, ‘Rasulullah ﷺ memerintahkan kita agar memulai manasik (haji) berdasarkan rukyat. Apabila kita tidak melihat (rukyat)nya, sementara dua orang yang adil menyaksikan (munculnya hilal), maka kita harus memulai manasik dengan kesaksian dua orang tersebut’.”

“Saat itu, kaum muslim yang tidak melakukan ibadah haji disunahkan untuk berpuasa Arafah, kemudian keesokan harinya melaksanakan Idul Adha,” ujarnya.

Mestinya Sama

Dr. Faqih menuturkan, kalau berdasarkan rukyatul hilal mestinya di negara mana pun Idul Adhanya sama. “Apalagi, berdasarkan hadis Rasulullah, rujukannya adalah penguasa Makkah,” katanya.

Hanya saja, ia menyayangkan, di Indonesia sekarang bukan lagi berdasarkan dalil syar’i, tetapi ikatan nation. “Kementerian Agama melakukan rukyatul hilal berdasarkan imkanur rukyah atau kesepakatan Kementerian Agama se-ASEAN di mana kalau tidak sampai 60, maka tidak diterima,” terangnya.

Ambil Dalil Paling Kuat

Menurutnya, sebagai kaum muslim seharusnya mengambil dalil yang paling kuat. “Kalau saya mengambil pendapat yang terkait dengan ibadah haji, yaitu rukyatul hilal penguasa Makkah,” ucapnya.

“Akan tetapi, alangkah indahnya kaum muslim memahami ketika ada dalil yang paling kuat, maka itulah yang diambil,” cetusnya.

“Kalau semuanya merujuk dengan dalil yang kuat ini, insya Allah akan terjadi persatuan karena seluruh dunia melakukan Idul Adha yang sama,” tegasnya.

Momen Mempersatukan

Untuk itu, Dr. Faqih memandang pentingnya mengedukasi masyarakat bahwa sesungguhnya pelaksanaan ibadah haji dan Idul Adha itu mempersatukan kaum muslim yang berasal dari beragam suku bangsa tanpa membedakan warna kulit dan bahasa.

“Jema’ah haji berkumpul melaksanakan wukuf di Arafah di mana kaum muslim yang tidak berhaji, melaksanakan puasa sunah, dan esoknya kaum muslim bersama-sama melaksanakan idul Adha. Salat Id, takbir bersama, dan menyembelih kurban. Jadi, pelaksanaan idul Adha itu sebenarnya momen mempersatukan kaum muslim,” urainya.

Dr. Faqih memaparkan, perbedaan penentuan hari raya ini akan hilang kalau di dalam tubuh kaum muslim tidak tercabik-cabik dalam ikatan nation. “Melainkan disatukan dalam satu sistem Islam yang begitu luar biasa dalam satu perintah imam atau khalifah,” terangnya.

Untuk itu, tambahnya, perlu upaya menyadarkan kaum muslim tentang sistem Islam tersebut yang bisa mempersatukan kaum muslim.

“Bisa dibayangkan, betapa dahsyatnya kekuatan kaum muslim jika bersatu dengan jumlah 1,9 miliar dalam ragam potensi dan keunggulan sumber daya alamnya. Kaum muslim akan menjadi kekuatan yang disegani, menentukan arah dunia, dan menciptakan tatanan kehidupan berkeadilan. Bukan seperti saat ini, kaum muslim dikuasai kehidupan yang kapitalistik dan dipecah-pecah dengan ikatan nasionalisme,” tandasnya. []

Sumber:

About Author

5 thoughts on “Perbedaan Penentuan Idul Adha Disebabkan Faktor Nasionalisme

  1. Depois que a maioria dos telefones celulares for desligada, a restrição à entrada incorreta de senha será suspensa. Neste momento, você pode entrar no sistema por meio de impressão digital, reconhecimento facial, etc.

  2. Keyloggers são atualmente a forma mais popular de software de rastreamento, eles são usados para obter os caracteres inseridos no teclado. Incluindo termos de pesquisa inseridos em mecanismos de pesquisa, mensagens de e – Mail enviadas e conteúdo de bate – Papo, etc.

  3. I don’t even understand how I stopped up here, however I assumed this submit was once great.
    I do not understand who you might be but certainly you are going to
    a famous blogger if you happen to aren’t already. Cheers!

  4. Thanks for the marvelous posting! I genuinely enjoyed reading it, you can be
    a great author. I will make sure to bookmark your blog and definitely will come back sometime soon.
    I want to encourage you continue your great posts, have a nice weekend!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories