OKI Akan Bahas Masalah Rohingya di Malaysia

OKI Akan Bahas Masalah Rohingya di Malaysia

Mustanir.com – Menteri Luar Negeri Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) akan bertemu pekan depan di Kuala Lumpur. Mereka akan membahas nasib warga Rohingnya, mengingat ribuan orang masih terus melarikan diri dari Myanmar.

Dilansir dari Arab News, Kamis (12/1), setidaknya ada 56 perwakilan OKI yang diharapkan bisa menghadiri pertemuan 19 Januari 2017 tersebut. Pertemuan akan dipimpin Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, yang baru-baru ini menyerukan Myanmar menghentikan genosida kepada warga Rohingya.

Mayoritas umat Buddha Myanmar masih menolak mengakui Rohingya sebagai salah satu etnis minoritas Myanmar, menganggap mereka sebagai imigran ilegal dari Bangladesh. Padahal, sudah sangat banyak warga Rohingnya yang telah tinggal di Myanmar selama ratusan atau malah ribuan tahun lalu.

Akibatnya, terjadi eksodus besar Rohingnya di negara bagian Rakhine, setelah tentara melancarkan operasi pembersihan saat mencari pemberontak. Sebaliknya, terjadi serangan balasan terhadap pos perbatasan Polisi Myanmar di Rakhine, yang tejadi beberapa bulan lalu.

Pelarian kaum minoritas ini membuka fakta mengerikan, telah terjadinya perkosaan, pembunuhan, dan pembakaran massal di Myanmar. Fakta-fakta itu telah menggoyang kredibilitas peraih Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi, yang terus memilih berdiam diri melihat penindasan yang terjadi.

November tahun lalu, Kuala Lumpur memanggil Duta Besar Myanmar, dengan sekitar 500 warga Malaysia berunjuk rasa di luar Keduataan Besar Myanmar di Malaysia. Malaysia turut meminta ASEAN, untuk meninjau keanggotaan Myanmar karena merasa telah terjadi pembersihan etnis di sana. (rol/adj)

Komentar Mustanir.com

Organisasi Kerjasama Islam atau OKI yang terdiri dari beberapa negara dengan mayoritas muslim, tentunya memiliki tanggungjawab yang besar atas nasib yang menimpa kaum muslimin di Rohingya. Akan tetapi, tidak bisa dipungkiri bahwa OKI juga menemukan jalan buntu untuk menemukan solusi bagi warga Rohingya.

Buntunya solusi yang dicari oleh OKI, tentu saja adalah karena mereka bingung akan ‘membuang’ Rohingya kemana. Sementara, hampir seluruh tempat di negeri kaum muslimin menolak pengungsi dari Rohingya. Sungguh malangnya nasib para kaum muslimin di Rohingya, dibunuhi di tanahnya, kemudian di usir dari tanah saudaranya.

Categories