Al-Aqsa Dinodai Zionis, Palestina Memanggil, ke Mana Kalian Wahai Tentara Islam dan Kaum Muslimin?

MUSTANIR.net – Masjid al-Aqsa ditutup oleh entitas Zionis Israel. Kiblat pertama kaum Muslimin ini tidak dapat digunakan untuk ibadah dan menyembah Allah SWT. Ini adalah penutupan yang pertama kalinya terjadi sejak tahun 1967 dan telah berlangsung selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 2026.

Umat Islam tidak diperbolehkan melaksanakan salat Idul Fitri 1447 H di dalam kompleks masjid. Akibatnya, banyak saudara Muslim kita di Palestina yang terpaksa melaksanakan salat di jalanan dan halaman sekitar kota tua.

Lalu, di manakah kalian wahai tentara kaum Muslimin? Di mana kalian wahai cucu-cucu Khalifah Umar bin Khattab? Di mana kalian wahai para penerus perjuangan Salahuddin al-Ayyubi?

Al-Aqsa, adalah kiblat pertama kaum Muslimin. Selain Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, kaum Muslimin memiliki Masjid al-Aqsa.

Lalu, kenapa umat Islam hanya menjaga dua kota suci? Kenapa hanya Mekkah dan Madinah? Lalu, kenapa al-Aqsa ditelantarkan?

Wahai tentara Islam yang tangguh. Wahai kaum Muslimin yang beriman kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.

Ingatlah! Bumi Palestina dan Masjid al-Aqsa di dalamnya, dibebaskan dengan jihad fi sabilillah pada abad ke-7 di bawah Khalifah Umar bin Khattab yang membawa Islam pertama kali ke sana.

Lalu, Palestina kembali dibebaskan dengan darah kaum Muslimin pada abad ke-12 saat di bawah kepemimpinan Sultan Salahuddin al-Ayyubi dari tentara salib.

Hari ini Palestina dipenjara dan dikuasai oleh Zionis laknatullah dengan dukungan Amerika. Lalu, kapan kalian akan kembali membebaskan Palestina? Kembali membebaskan al-Aqsa?

Apalah kalian tidak malu pada para pendahulu kalian, pada Khalifah Umar bin Khattab, pada Sultan Salahuddin Al-Ayyubi, yang telah melumuri bumi Palestina dengan darah jihad fi sabilillah? Apakah kalian merasa cukup khusuk dengan sholat dan majelis dzikir, sementara di depan mata kalian Palestina dirampas oleh Zionis, dan saudara kalian Muslim Palestina terus dizalimi? Bahkan al-Aqsa, kiblat pertama kalian, tidak bisa digunakan untuk ibadah dan menyembah Allah SWT?

Wahai bangsa Arab. Wahai para raja dan para pembesar di Arab.

Apakah kalian tidak melihat bumi al-Aqsa dijajah? Lalu, kenapa kalian bungkam? Ke mana tentara dan alutsista militer yang kalian parade dan banggakan? Apakah semua senjata dan kekuatan itu tidak digunakan untuk membela saudara kalian di Palestina? Hanya untuk lindungi kekuasaan kalian dan melayani Amerika?

Apakah semua senjata dan kekuatan itu hanya digunakan untuk menzalimi saudara kalian sendiri di Yaman. Seperti yang dilakukan oleh jet jet tempur Saudi Arabia?

Apakah semua senjata dan kekuatan itu hanya digunakan untuk menzalimi saudara kalian sendiri di Irak, Afghanistan, Kuwait, dan Iran. Seperti yang dilakukan oleh mayoritas penguasa Arab yang menyediakan tanah kedaulatan mereka untuk pangkalan militer Amerika? Dari pangkalan militer itulah Amerika menyerang Irak, Afghanistan, hingga Iran.

Wahai otoritas Arab Saudi dari bani Saud, kaum yang bughot pada Kekhilafahan Islam di Turki.

Mana kekuatan militer kalian? Mana kecaman kalian terhadap Zionis yang menodai al-Aqsa? Kenapa kalian hanya mengecam Iran yang menutup selat Hormuz dan menyerang pangkalan militer penjajah Amerika di wilayah kalian?

Wahai Mahmud Abbas, penguasa antek Zionis di Palestina.

Kenapa kamu diamkan perlakuan keji Zionis terhadap al-Aqsa? Bukankah kamu bisa bicara? Atau memang, peranmu di wilayah Palestina hanyalah untuk melayani kepentingan Zionis?

Wahai kaum Muslimin, ingatlah dan perhatikanlah!

Sesungguhnya al-Aqsa, bumi Palestina hanya akan kembali dibebaskan oleh tentara kaum Muslimin, sebagaimana dahulu pertama kali dibebaskan. Palestina tidak akan merdeka dengan deklarasi PBB, perundingan, ataupun melalui BoP-nya Trump. Bumi Palestina hanya akan kembali merdeka melalui pengerahan tentara kaum Muslimin yang berjihad fi sabilillah untuk membebaskan Palestina.

Palestina hanya akan kembali dibebaskan sebagaimana dahulu Khalifah Umar Bin Khattab membebaskan Palestina dan Sultan Salahuddin al-Ayyubi kembali membebaskannya. Dibebaskan oleh tentara Islam dalam naungan daulah Islam, yakni khilafah.

Karena itu, Palestina hanya akan merdeka dengan khilafah. Al-Aqsa hanya akan dibebaskan dengan pengerahan tentara khilafah. Karena itu, bersatulah. Berjuang untuk menegakkan khilafah, untuk membebaskan Palestina, dan merealisasikan nubuwah penaklukan kota Roma (Italia).

Singkirkan perbedaan mahzab dan aliran, fokuskan pada persatuan dan persaudaraan. Segera bai’at seorang lelaki, yang Muslim, yang adil, yang merdeka, yang baligh, yang berakal, dan yang memiliki kemampuan untuk menjalankan kekuasaan khilafah, untuk dijadikan khalifah, untuk didengar dan ditaati, untuk menerapkan Islam, dan mengemban risalah Islam ke seluruh penjuru alam. []

Sumber: AK Channel

About Author

Categories