Setiap Hari Ada 113 Orang Yaman Tewas di Tangan Syiah Houtsi

Setiap Hari Ada 113 Orang Yaman Tewas di Tangan Syiah Houtsi

Mustanir.com – Perang dan blokade yang diluncurkan pemberontak Syiah Hutsi dan milisi pengikut Ali Abdullah Shaleh mengakibatkan krisis kemanusiaan di Yaman. Dilaporkan sekitar 21 juta penduduk Yaman saat ini membutuhkan bantuan segera.

Sebagaimana diungkap oleh Menteri Urusan Yaman, Abdur Raqib Al Aswad, yang dikutip dari Al Jazeera pada Senin (13/06), sedikitnya 21 juta sipil Yaman membutuhkan bantuan darurat. Hal itu disebabkan oleh perang dan blokade yang diberlakukan oleh para milisi Syiah Hutsi dan pasukan mantan presiden Ali Abdullah Saleh.

Dalam konferensi pers yang diadakan di Eden (Ibukota sementara Yaman), Abdur Raqib Al Aswad mengatakan terdapat 6.400 warga yang tewas dan 31.200 yang terluka. Rata-rata perharinya, kematian di tangan milisi Syiah dapat mencapai 113 orang, termasuk anak-anak.

Al Aswad menambahkan, di luar angka tersebut, terdapat 14.4 juta orang membutuhkan bantuan dan perawatan medis darurat. Ditambah lagi 3,5 juta orang menderita kekurangan gizi dan 2,8 juta pengungsi.

Selain membutuhkan perawatan medis, warga Yaman juga menderita kekurangan air bersih. Tercatat, 19,5 juta orang Yaman saat ini membutuhkan air bersih dan 14,5 juta terhalang mendapat akses kesehatan.

Pemberontakan yang membabi buta, telah menyebabkan hancurnya dan ditutupnya ribuan sekolah. Sedangkan saat ini, teradapat 2 juta anak-anak yang tidak mendapat akses pendidikan.

Sementara itu, Al Aswad menyebutkan bahwa bahwa King Salman Humanitarian Aid and Relief Center dan Pemerintah Yaman siap menyalurkan bantuan kemanusiaan ke daerah-daerah yang membutuhkan.

Dia mengatakan bahwa Pemerintah akan mendistribusikan sekitar 107 ribu keranjang makanan ke sejumlah provinsi di Yaman. Di luar 700 ribu makanan yang telah disediakan oleh King Salman Humanitarian Aid and Relief Center .

Di sisi lain, kota Eden yang dimanfaatkan sebagai ibukota sementara Yaman saat ini kekurangan bahan bakar. Akibat pusat ekonomi Yaman, Sanaa telah diduduki oleh pemberontak. Sehingga membuat daerah sekitarnya tidak mendapatkan akses minyak dan listrik. (kiblatnet/adj)

Categories