7 Pintu Rezeki Dalam Islam

7-pintu-rezeki-dalam-islamSalah satu ujian yang dirasakan berat oleh manusia adalah ujian berupa kekurangan harta. banyak manusia gagal menghadapi ujian ini sehingga mereka terjerumus ke jurang kenistaan dengan melakukan perbuatan tercela. ada juga yang mengeluh seolah dunia menjadi sempit ketika Allah membatasi rejekinya. mereka seolah lupa bahwa Allah yang Maha Memberi Rejeki selalu melimpahkan rejeki yang tidak terbatas pada hambaNya. Allah berfirman “dan tidaklah yang melata di muka bumi ini melainkan Allah-lah yang memberi rejekinya” (Qur’an Surah Hud:6)

lalu apa yang harus dilakukan ketika Allah menguji dengan membatasi rejeki ? berikut ini tujuh langkah yang Insya Allah bisa menjadi pintu rejeki.

‎1. Berusaha dan Bekerja

sudah merupakan sunnatullah seseorang yang ingin mendapatkan limpahan rejeki dari Allah harus berusaha dan bekerja. Allah telah berfirman “kalau telah ditunaikan sholat jum’at maka bertebaranlah di muka bumi dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya agar kalian bahagia” (Qur’an Surah Jumu’ah:10)

2. Takwa

Allah mencintai manusia bertakwa. tidak akan pernah ada kesulitan bagi manusia bertakwa karena Allah akan selalu menjadi pelindung dan penolongnya. Allah berfirman “dan barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Allah akan mengadakan jalan keluar baginya. dan memberikan rejeki kepadanya dari arah yang tidak disangka-sangkanya” (Qur’an Surah Ath Thala:2)

‎3. Tawakal

Allah berfirman “dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Dia akan mencukupi [keperluan] nya” (Qur’an Surah Ath Thalaq:3). Imam Al Qurthubi dalam Al Jami’ Akhamul Qur’an mengatakan “barangsiapa menyerahkan urusannya kepada Allah niscaya Allah akan mencukupi apa yang dia inginkan”

‎4. Syukur

rasa syukur adalah jalan lain yang Allah berikan kepada kaum beriman dalam menghadapi kesulitan rejeki. Allah berfirman “kalau seandainya kalian bersyukur, sungguh Kami akan menambah untuk kalian [nikmatKu] dan jika kalian mengingkarinya, sesungguhnya adzabKu sangat keras” (Qur’an Surah Ibrahim:7).

adapun hakikat syukur adalah mengakui nikmat tersebut dari Dzat yang Maha Memberi Nikmat dan tidak mempergunakannya untuk selain ketaatan kepadaNya. begitu Al Imam Qurthubi menafsirkan ayat diatas.

‎5. Sering Berinfaq

Allah yang Maha Memberi Rejeki berfirman “dan apa-apa yang kalian infaqkan dari sebagian harta kalian, maka Allah akan menggantinya” (Qur’an Surah Saba:39)

‎6. Silahturahmi

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda “barangsiapa yang berkeinginan untuk dibentangkan rezeki baginya  dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah menyambung silahturahmi” (Muttafaq Alaihi / Riwayat Bukhari dan Muslim)

‎7. Doa

dengan berdoa seorang muslim Insya ALLAH akan mendapatkan apa yang dia inginkan. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam menuntun kita agar berdoa ketika kita menghadapi kesulitan rejeki, “ya Allah aku meminta kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rejeki yang baik, dan amalan yang diterima” (Riwayat Ibnu Majah)

Categories