Ada Skenario Besar Bebaskan Ahok Lewat Kriminalisasi Buni Yani

Ada Skenario Besar Bebaskan Ahok Lewat Kriminalisasi Buni Yani

Mustanir.com – Buni Yani ditangkap dan ditahan oleh penyidik kepoilisian terkait upload video penistaan QS. Al Maidah 51 oleh Gubernur Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok di Kepulauan Seribu.

Buni Yani dianggap meresahkan masyarakat dan pantas dihukum daripada pelaku sebenarnya.

“Padahal umat Islam tidak pernah marah terhadap transkrip yang ia buat, bahkan sangat berterima kasih atas jasanya membuka kotak pandora kejahatan Ahok yang menghina agama Islam dan ulama yang dilakukannya cukup lama dan sistematis tanpa pernah tersentuh hukum,’ tegas pengamat politik, Martimus Amin.

Apalagi diketahui pengunggah pertama video tersebut adalah Pemda DKI Jakarta, dan bukan Buni Yani. Bahkan Humas Polda Metro Jaya termasuk fanpage Ahok pernah memuatnya.

“Kenapa pihak kepolisian bertindak diskriminatif tidak menangkap pelaku-pelaku tersebut,’ kritiknya.

Sementara Ahok, kata Amin, yang sudah jelas-jelas menista ayat Alquran dibiarkan bebas melenggang kangkung dan dilindungi habis-habisan.

“Setelah jutaan umat Islam berkali-kali mendesak sampai jatuhnya korban jiwa dan ratusan yang terluka, baru secara perlahan kepolisian meningkatkan status Ahok tersangka,” imbuh Amin dari lembaga The Indonesian Reform.

Jika mencermati kasus Buni Yani yang kini ditangani kepolisian, Amin menduga ada satu skenario besar yang dirancang untuk membebaskan Ahok dari jeratan hukum.

Bisa jadi vonis Buni Yani nanti menjadi rujukan pembuktian Ahok bahwa dirinya tidak bersalah dan tidak bermaksud menghina Alquran, apalagi sampai meresahkan masyarakat. Dengan kata lain tudingan punya maksud tersebut adalah Buni Yani. (rmol/adj)

Komentar Mustanir.com

Bukankah kita bisa memberikan penilaian kepada penegakkan hukum di negeri ini yang aneh? Dari sejak zaman penjajahan Belanda hingga saat ini hukum di Indonesia selalu tajam kepada orang biasa, akan tetapi akan menjadi tumpul kepada para manusia berduit. Inilah sistem Kapitalisme.

Sistem Kapitalisme yang diterapkan di negeri ini jelas menunjukkan wajah sesungguhnya dari siapa sesungguhnya yang menjalankan negeri ini. Bukanlah Presiden Jokowi maupun Wakil Presiden Jusuf Kalla, akan tetapi para Kapitalis.

Kasus Ahok yang kemudian dilanjutkan dengan penahanan Buni Yani, jelas adalah rekayasa para Kapitalis yang pro Ahok dan memiliki kendali atas oknum Polisi. Jadi, bukankah Indonesia saat ini berada dalam krisis hukum dan moral yang mengkhawatirkan?

Categories