Tragedi al-Fashir: Standar Ganda Kemanusiaan Global

MUSTANIR.net – Pembantaian di al-Fashir adalah tragedi nyata yang menimpa umat Muslim, namun dunia Barat enggan menyebutnya sebagai genosida. Ini mencerminkan wajah asli kapitalisme kolonial yang kejam dan selektif dalam menentukan siapa yang layak disebut korban.

Di kota al-Fashir, Darfur Utara, Sudan, milisi Rapid Support Forces (RSF) melakukan serangan brutal pada akhir Oktober 2025. Mereka mengepung kota selama lebih dari 18 bulan, memutus akses makanan dan obat-obatan, lalu menyerbu rumah sakit dan membunuh warga sipil yang sakit dan terluka.

Mayat-mayat dibiarkan berserakan tanpa dikubur, dan ribuan orang terpaksa melarikan diri ke kamp pengungsian dalam kondisi mengenaskan. Namun, meski fakta-fakta ini jelas dan terdokumentasi, media dan lembaga internasional tidak menyebutnya sebagai “pembantaian” atau “genosida” secara resmi.

Mengapa?

Karena korban utamanya adalah Muslim, dan pelakunya bukan musuh Barat yang biasa mereka kecam. Inilah standar ganda yang terus berulang: Gaza, Suriah, Yaman, dan kini Sudan, semua menjadi korban dari sistem global yang tidak adil.

Ketidakadilan ini bukan hanya soal politik atau ekonomi, tapi soal hilangnya kepemimpinan yang tunduk kepada nilai-nilai ilahi. Dunia saat ini diatur oleh hukum buatan manusia yang sering berpihak pada kekuatan dan uang, bukan pada kebenaran dan keadilan. Tanpa kepemimpinan yang berlandaskan wahyu, bumi menjadi tempat bagi para tiran dan pembunuh untuk berkuasa tanpa batas.

Namun, malam tidak berlangsung selamanya. Fajar akan datang. Allah tidak ridha terhadap kezaliman, dan Dia akan membangkitkan generasi yang beriman, yang tidak tunduk pada ilusi kekuasaan, tapi berjuang untuk menegakkan keadilan sejati.

Mereka akan menyuarakan kebenaran, membela yang tertindas, dan mengembalikan dunia kepada nilai-nilai yang diridhai oleh Allah ﷻ. Saatnya kita membuka mata, menyatukan suara, dan membangun kesadaran politik yang jujur. Tragedi al-Fashir bukan hanya berita, tapi sekali lagi panggilan untuk bangkit.

Bangkit hanya dengan Islam saja! []

Sumber: Muhammad Ichsan Rasyidi

About Author

Categories