Allah Menciptakan Sesuatu Yang Dia Kehendaki

Allah Menciptakan Sesuatu Yang Dia Kehendaki

Allah berfirman,

قَالَتْ رَبِّ أَنَّى يَكُونُ لِي وَلَدٌ وَلَمْ يَمْسَسْنِي بَشَرٌ قَالَ كَذَلِكِ اللَّهُ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ إِذَا قَضَى أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ [آل عمران : 47]

Maryam berkata, ‘Ya Rabbi, bagaimana aku melahirkan seorang anak sementara aku belum disentuh laki-laki.’ Malaikat menjawab, ‘Demikianlah, Allah menciptakan apa yang Dia kehendaki. Bila Allah memutuskan satu perkara, maka Dia hanya berfirman untuknya, ‘Jadilah.’ Maka ia pun jadi.

“Sementara aku belum disentuh laki-laki.” Maksudnya aku belum menikah dan belum hendak menikah. Aku juga bukan wanita buruk yang disentuh laki-laki tanpa pernikahan.

“Demikianlah, Allah menciptakan.” Ini menunjukkan bahwa apa yang Allah ciptakan ini, yaitu Isa adalah ciptaan, makhluk Allah dan bukan Tuhan.

Manakala Maryam mendengar kabar gembira yang disampaikan oleh malaikat dari Allah, dia berkata, “Bagaimana bisa aku mengandung dan melahirkan seorang anak tanpa aku disentuh oleh laki-laki dalam pernikahan atau di luar pernikahan?” Maryam berkata demikian karena hukum sebab-akibat yang berlaku di dunia adalah demikian, seorang wanita bisa hamil bila disentuh laki-laki.

Lalu malaikat memalingkan pandangan Maryam kepada kodrat Allah yang dengan kodratNya, Dia menciptakan apa dan siapa yang Dia kehendaki tanpa kelemahan, karena Allah Mahakuasa atas segala sesuatu, tidak ada sesuatu yang melemahkanNya. Sebagai bukti kodrat Allah yang sempurna adalah manakala Dia menetapkan sesuatu, Dia hanya berfirman, “Jadilah.” Maka sesuatu itu pun terjadi sebagaimana yang Allah kehendaki.

وَمَا أَمْرُنَا إِلَّا وَاحِدَةٌ كَلَمْحٍ بِالْبَصَرِ [القمر : 50]

Dan perintah Kami hanya satu perkataan seperti kedipan mata.” Al-Qamar: 50.

Petunjuk ayat

1. Hukum sebab-akibat, hubungan suami istri antara laki-laki dan perempuan menyebabkan kelahiran anak. Orang berakal tidak memungkiri hukum ini.

2. Hidup tidak melulu menurut pertimbangan manusia, sebaliknya ada perbuatan Allah, Allah terkadang menetapkan sebuah akibat tanpa didahului oleh sebab, sebagaimana Dia menciptakan Isa tanpa ada sebab hubungan laki-laki dengan wanita.

3. Isa adalah ciptaan Allah, makhlukNya, ini jelas sekali ditunjukkan oleh ayat.

4. Kodrat Allah yang sempurna, bila Dia memutuskan sesuatu, Dia berfirman, “Jadilah.” Maka ia pun jadi saat itu juga. Wallahu a’lam.

Categories