Empat Alasan Mengapa PDI-P Usung Ahok Jadi DKI-1

Empat Alasan Mengapa PDI-P Usung Ahok Jadi DKI-1

Mustanir.com – DPP PDI Perjuangan mengumumkan nama-nama calon kepala daerah pilihan yang akan diusung di tujuh daerah dalam pilkada serentak 2017. Salah satunya DKI Jakarta.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengungkapkan alasan dibalik dukungan tersebut.  Pertama, Ahok hingga saat ini merupakan pejawat Gubernur DKI Jakarta yang bertugas meneruskan kepemimpinan Jokowi di Jakarta.

Kedua, ideologi PDI Perjuangan merupakan Pancasila 1945 dan berkomitmen terhadap trisakti serta nilai kebangsaan yang terkandung dalam Pancasila.

“Bagi PDI Perjuangan nilai-nilai tersebut fundamental dan final,” katanya, Selasa (20/9).

Ketiga pasangan Ahok-Djarot dinilai mempunyai komitmen teguh dalam jalankan ideologi PDI Perjuangan dan bisa bersinergi dengan pemerintah pusat.

Keempat, PDI Perjuangan menilai pasangan Ahok-Djarot bisa mengimplementasikan visi-misi Jakarta baru yang sebelumnya diusung Jokowi-Ahok di Jakarta. Hal tersebut dibuktikan dengan persepsi positif survei setahun terakhir yang menunjukkan kepuasan publik DKI Jakarta.

“Intinya, PDI Perjuangan berkomitmen bersatu dengan seluruh kekuatan rakyat,” katanya.

Selain mengumumkan nama cagub-cawagub DKI Jakarta, PDIP juga mengumumkan enam calon kepala daerah. Mereka yakni:

1. Papua Barat: pasangan Dominggus Mandacan dan Muhammad Lakatoni;
2. Nangroe Aceh Darussalam: pasangan Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah;
3. Gorontalo: pasangan Hana Hasanah Fadel Muhammad dan Toni M Junus;
4. Sulawesi Barat: pasangan Muhammad Ali Baal Masdar dan Eny Anggraeni Anwar;
5. Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta: calon Bupati Hasto Wardoyo dengan pasangan yang belum ditentukan;
6. Banten: Rano Karno dengan pasangan belum ditentukan;
7. DKI Jakarta: pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. (rol/adj)

Categories