
Beras Ketan
Gairah Petani Loyo, Bulog Ajukan Impor Beras Ketan
MUSTANIR.net – Pengajuan impor beras ketan yang dilakukan Perum Bulog menuai protes dari para petani. Impor dinilai tidak masuk akal lantaran stok beras, baik beras ketan maupun gabah di penggilingan padi masih menumpuk.
Ketua Asosiasi Lumbung Pangan Jawa Timur, Suharno bahkan menganggap permohonan impor beras ketan sebanyak 65 ribu ton dari Bulog ke Kementerian Perdagangan sebagai hal yang tidak masuk akal.
Buntutnya, kata dia, akan membuat para petani jadi malas bertanam lantaran hasil mereka tidak dihargai.
“Ini akan menyebabkan gairah untuk bertani menjadi loyo, petani tidak akan semangat. Sedangkan impor yang lama saja masih mempengaruhi distribusi beras saat ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (20/11/2019).
Dia meminta pemerintah untuk konsisten menjaga stabilitas harga. Termasuk memikirkan hasil dari produk para petani.
“Harusnya petani ditingkatkan lagi untuk bertanam (beras ketan) daripada impor. Konsep itu yang harus di wujudkan untuk swasembada pangan,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengingatkan bahwa Presiden Joko Widodo pernah mengeluarkan ancaman akan menggigit impor-impor yang tidak perlu. Selain itu, langkah impor juga bisa berdampak pada defisit neraca perdagangan.
“Hati-hati melanggar perintah Presiden Jokowi. Jangan hanya menghabiskan devisa saja,” ujarnya.[]
Sumber: Rmol
Baca Juga:
- TEMBUS RP21,16 TRILIUN UTANG BPJS KESEHATAN KE RUMAH SAKIT
- NEGERI HOBI IMPOR SEHINGGA PRODUSEN LOKAL TEKOR DAN IRONINYA CANGKUL PUN IMPOR, CERMIN EKONOMI DIKUASAI ASING
- MUI MEMPERTANYAKAN ASET FIRST TRAVEL DIRAMPAS NEGARA, MUI: HARTA JAMAAH MAU DIRAMPAS?
- PENJILAT POLITIK
- POLRI DIMINTA SUKMAWATI UNTUK TANGKAP PENYEBAR DAN PENGEDIT VIDEONYA
