Ilmu Lebih Utama Bagi Orang Yang Jahil

Ilmu Lebih Utama Bagi Orang Yang Jahil

?Imam Az-Zuhri rahimahullah berkata:

العلم أفضل من العمل لمن جهل، والعمل أفضل من العلم لمن علم

Artinya: “Ilmu lebih utama dari amal bagi orang yang bodoh, dan amal lebih utama dari ilmu bagi orang yang berilmu.” (Adab Ad-Dunya wa Ad-Diin, hlm. 78)

?Ungkapan Az-Zuhri di atas senada dengan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini:

إنكم أصبحتم في زمان كثير فقهاؤه، قليل خطباؤه، قليل سؤاله، كثير معطوه، العمل فيه خير من العلم.وسيأتي زمان قليل فقهاؤه، كثير خطباؤه، كثير سؤاله، قليلمعطوه، العلم فيه خير من العمل

Artinya: “Sesungguhnya kalian hidup di zaman yang fuqahanya (ulama) banyak dan penceramahnya sedikit, sedikit yang meminta dan banyak yang memberi, beramal pada waktu itu lebih baik dari berilmu. Dan akan datang suatu zaman yang fuqahanya sedikit dan penceramahnya banyak, yang meminta banyak dan yang memberi sedikit, berilmu pada waktu itu lebih baik dari beramal.” (HR. Ath-Thabarani dan lainnya. Dishahihkan oleh Al-Albani)

?Ungkapan Az-Zuhri di atas disebutkan oleh Imam Al-Mawardi dengan lafazh “hukiya”, yang menunjukkan tidak kuatnya riwayat tersebut dari sisi sanad.

Demikian pula, hadits Nabi yang disebutkan di atas diperselisihkan keshahihannya.

?Walaupun dari sisi sanad, hadits Nabi dan qaul Az-Zuhri di atas bisa dipertanyakan, namun dari sisi kandungan maknanya, secara umum diterima oleh para ulama. Artinya, maknanya benar.

?Di zaman ini, di mana banyak orang jahil bicara agama dan kemaslahatan manusia, maka anjuran untuk memperdalam ilmu harusnya semakin digalakkan. Semakin banyak yang berilmu, semakin banyak umat yang bisa terbebas dari syubhat orang-orang jahil.

Wallahu a’lam.

Categories