Kenapa Islam Juga Disebut sebagai Ideologi?

MUSTANIR.net – Di dunia ini hanya ada 3 ideologi, yakni ideologi Islam, kapitalisme, dan sosialisme.

Kenapa ketiga nama di atas disebut sebagai ideologi? Maka kita kembalikan dulu, apa makna mabda’ atau ideologi itu sendiri?

Menurut Muhammad Ismail dalam bukunya al-Fikru al-Islamiy, mabda’ merupakan ‘aqidah ‘aqliyyah yanbatsiqu ‘anha an-nizham, yang berarti ‘aqidah ‘aqliyyah yang melahirkan aturan-aturan dalam kehidupan (nizham).

Jika kita merujuk kepada definisi mabda di atas, maka untuk dapat disebut sebagai ideologi harus memenuhi dua syarat, yaitu pertama sebagai ‘aqidah ‘aqliyyah dan ke dua memiliki sistem aturan.

‘Aqidah aqliyyah yakni pemikiran menyeluruh tentang dunia, alam semesta dan kehidupan, serta hubungan ketiganya tadi dengan apa-apa yang ada sebelum kehidupan dunia dan setelah kehidupan dunia.

Ada pun terkait sistem aturan, maka sistem aturan tersebut mencakup berbagai solusi untuk memecahkan berbagai permasalahan terhadap berbagai problematika kehidupan (pribadi, keluarga, masyarakat maupun negara; menyangkut persoalan ibadah, akhlak, sosial, politik, ekonomi, dan budaya) serta cara untuk menerapkan berbagai pemecahan tersebut, cara untuk memelihara ‘aqidah, dan cara untuk menyebarkan ‘aqidah tersebut .

Islam, kapitalisme, dan sosialisme memiliki dua syarat ini untuk disebut sebagai ideologi. Karena masing-masing memiliki pemikiran yang bersifat mendasar dan menyeluruh terkait manusia, alam semesta dan kehidupan. Serta masing-masing dari ketiganya memiliki sistem aturan yang terlahir dari aqidah aqliyyah tadi.

Mabda’ atau ideologi itu bisa muncul dari benak seseorang, melalui wahyu Allah yang diperintahkan untuk mendakwahkanya, sebagaimana yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad ﷺ. Atau dari kejeniusan yang tampak pada orang tersebut, seperti ideologi kapitalisme yang dibawa oleh Adam Smith melalui karya yang cukup monumental berjudul An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations (1776) atau biasa disingkat The Wealth of Nations. Atau ideologi sosialisme yang dibawa oleh Karl Marx dengan bukunya Das Kapital pada 1867.

Mabda yang muncul dalam benak manusia melalui wahyu Allah adalah mabda yang benar. Karena bersumber dari al-Khaliq, yaitu Pencipta alam, manusia, dan hidup, yakni Allah subḥānahu wa taʿālā. Mabda ini pasti kebenarannya (qath’i).

Sedangkan mabda yang muncul dalam benak manusia karena kejeniusan yang tampak pada dirinya adalah mabda yang salah (bathil). Karena berasal dari akal manusia yang terbatas, yang tidak mampu menjangkau segala sesuatu yang nyata.

Itulah kenapa Islam disebut sebagai ideologi atau mabda’, karena Islam memenuhi dua syarat untuk disebut sebagai ideologi, yakni berupa aqidah aqliyah (pemikiran yang bersifat menyeluruh) serta memiliki sistem aturan yang terlahir dari aqidah aqliyah tadi. Sebagaimana yang juga ada pada ideologi kapitalisme dan sosialisme.

Namun di sinilah uniknya Islam. Islam berbeda dengan agama selain Islam yang hanya sebagai agama saja, tidak sebagai ideologi. Islam juga berbeda dengan ideologi lain (kapitalisme dan sosialisme) yang hanya sebagai ideologi saja, tidak sebagai agama. Itulah bukti kesempurnaan Islam, tidak hanya sebagai sebuah agama, namun juga sebagai sebuah ideologi.

Wallahu a’lam bisshowab. []

Sumber: Adi Victoria

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories