Kepemimpinan Setnov dan Idrus Marham Sudah di Titik Nadir

Ketua DPR Setya Novanto (kiri) didampingi Sekjen Partai Golkar Idrus Marham (kanan) memenuhi panggilan KPK untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (14/7). | foto: republika

MUSTANIR.COM, JAKARTA — Kepemimpinan Setya Novanto dan Idrus Marham disebut telah berada di titik nadir. Maka dari itu, kepemimpinan Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu dikatakan harus segera diakhiri. “Kepemimpinan ini harus segera diakhiri agar partai Golkar dapat diselamatkan, ini sudah berada di titik nadir” ungkap inisiator Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Shoim Haris dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/10).

Menurut Shoim, kepemimpinan kedua pimpinan partai berlambang pohon beringin itu akan meruntuhkan partai dan berada pada legitimasi rendah. Ia mengatakan, setelah memecat Ahmad Doli Kurnia karena sikap kritisnya, sekarang giliran Yorrys Raweyai karena menjadi ketua kajian elektabilitas. “Hendak di bawa ke mana partai ini oleh duet Setya Novanto dan Idrus ini?” kata dia.

Selain itu, ia juga mengungkapkan, rapat pleno yang ditunda tanpa alasan jelas malah mengumumkan pencopotan Yorrys. Dengan begitu Shoim mempertanyakan dengan mekanisme apa Yorrys dicopot dari jabatannya.

“Suka udele dewe mereka mengelola organisasi. Belum lagi ribut-ribut soal tarif rekom Pilkada. Semakin menambah daftar, partai sudah bobrok dibawah Setya dan Idrus,” terang dia. (republika.co.id/4/10/2017)

Komentar:
Partai-partai yang tidak berada di pihak rakyat, siap-siap karam di dasar lautan. Hendaknya para elit mengambil hikmah dari aksi-aksi besar umat Islam. []

Categories