Mahasiswa Muslim Sekarang Terjebak Hedon dan Tidak Berani Kritis

Mahasiswa Muslim Sekarang Terjebak Hedon dan Tidak Berani Kritis

Mustanir.com – Mantan Ketua Umum IMM, Beni Pramula menyayangkan sikap pemuda dan mahasiswa Indonesia saat ini. Di mana tepatnya rezim Jokowi, pemuda menurut Beni nampak telah terbius oleh penampilan dan atau gaya hidup sehingga tidak lag dinilai kritis.

“Sebagai bangsa yang besar, saya menyayangkan pemuda saat ini. Mereka justru dininabobokan oleh hidup hedonisme: narkoba, seks bebas dan lainnya. Pemuda kita juga jarang berkibar di lapangan saat ini. Mana gerakan mahasiswa yang konsisten dan mengawal demokrasi? Mana yang berani ke lapangan?! Atau nyaris nampak tidak ada,” sampainya, Rabu (21/12/2016), di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta.

Ia yang tetap teguh dan konsisten mengkritisi rezim Jokowi pun tetap mengatakan bahwa pemerintahan di bawahnya telah gagal. “Hampir setiap hari Jum’at kami berteriak di depan istana dan DPR. Berapapun jumlahnya, kami konsisten selalu turun,” akunya, saat menjadi salah satu pembicara soal “Pembungkaman Aktivis dan Politisi dalam UU ITE dan Makar”.

Aliansi Tarik Manda (ATM), di mana menurutnya merupakan salah satu pencetusnya memang nampak tidak mundur untuk menyampaikan aspirasi dan mengkritisi pemerintahan Jokowi. ATM ia katakan berdiri sejak saat Jokowi resmi dilantik menjadi Presiden. (eramuslim)

Komentar Mustanir.com

Kami setuju bahwa mahasiswa muslim saat ini banyak yang terjebak pada hedonisme dan juga kehidupan yang nyaman. Memang bukan sesuatu yang salah, akan tetapi hedonisme dan kehidupan yang nyaman mengekang mahasiswa muslim untuk bisa berani dan kritis terhadap isu-isu penting di tengah masyarakat dan di dalam negeri ini.

Padahal mahasiswa Muslim adalah ujung tombak dari estafet pembangunan negeri ini untuk ke depannya. Jika mahasiswanya tidak kritis, maka tidak ada bedanya jika mereka menjadi pemimpin nanti sebagai pemimpin yang mudah di kontrol. Pemimpin boneka seperti kebanyakan pemimpin dan politisi negeri ini.

Categories