MPR: cegah pemikiran negatif dengan sosialisasi kebangsaan

foto: antaranews.com


MUSTANIR.COM, Jakarta — Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menegaskan upaya pencegahan pemahaman radikalisme, separatisme, komunisme dan liberalisme dapat dilakukan dengan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan secara berkesinambungan. Richard Sherman Seattle Seahawks Jersey Dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Jumat, Hidayat Nur Wahid mengatakan tantangan bangsa saat ini adalah mencegah masuknya pemikiran-pemikiran negatif yang merugikan Indonesia bila dipahami dengan salah. Boston Celtics

“Selama ini MPR telah melakukan kerjasama dengan berbagai organisasi masyarakat, organisasi politik dan yayasan diberbagai tempat, termasuk TNI dan Polri (untuk mensosialisasikan nilai kebangsaan-red),” katanya. Jordan Horizon Saat menyampaikan sosialisasi empat pilar MPR RI dihadapan 300 orang dari Yayasan Khonsa di Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (21/9) malam, Hidayat Nur Wahid mengatakan masyarakat sangat membutuhkan informasi tentang prinsip berbangsa dan bernegara. air max damskie “Empat pilar menjadi penting untuk disosialisasikan karena banyak tantangannya saat ini, ” katanya. Cheap Nike Roshe Shoes
Ia menambahkan,”saat ini semakin penting untuk mengingatkan kita sebagai bangsa Indonesia dan kita masih sepakat Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara.” Selain mencegah paham komunis, upaya-upaya juga harus terus dilakukan untuk mencegah terorisme. air max pas cher pour homme “Dengan sosialisasi empat pilar maka masyarakat semakin kokoh kuat dalam NKRI, kokoh kuat melaksanakan Pancasila dan semakin mempunyai imunitas agar tidak terpengaruh dengan paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD Negara RI tahun 1945,” tegas Hidayat Nur Wahid. Ray Lewis Ravens Jerseys (antaranews.com/22/9/2017) KOmentar: Sosialisasi juga hendaknya menyasar sekolah-sekolah. NIKE LUNARGLIDE 8

Sebab sekolah juga punya tanggung jawab besar terhadap kondisi generasi hari ini.

Categories