Pemerintah Tajikistan Paksa Cukur Jenggot Karena dianggap Radikal

tajikistan-paksa-cukur-jenggot-pria-640x420

Pemerintah Tajikistan Paksa Cukur Jenggot Karena dianggap Radikal

Mustanir.com – Karena dianggap simbol radikal, polisi Tajikistan mencukur paksa jenggot 13.000 laki-laki dan melarang 1.700 Muslimah untuk melepaskan hijab mereka.

Dikutip dari ibtimes.co pada Kamis (21/1), pencukuran dan pelepasan paksa Hijab ini karena pemerintah mengaggap sebagai simbol radikalisme.

Kepala Kepolisian, Bahram Sharifzoda mengatakan kepada wartawan bahwa, jenggot itu merupakan hal yang “berantakan”.

Selain itu dia juga mengungkapkan, sebanyak 1.773 Muslimah di Tajikistan juga telah dipaksa untuk melepaskan hijab-hijab mereka.

Lagi-lagi dengan dalih membasmi ekstrimisme, Tajikistan juga telah melarang anak-anak untuk pergi ke masjid.

Bahkan mereka juga akan memulangkan paksa ribuan mahasiswa yang telah menjalankan pembelajaran di sekolah-sekolah Islam luar negeri.

Semua hal ini dikabarkan datang seminggu setelah pemerintah Presiden Emomali Rahmon menindak dan melarang warga Arab yang dianggapnya “asing” di wilayahnya.

Walau begitu, dalam beberapa tahun terakhir, nama-nama seperti Muhammad dan Yusuf telah menjadi populer untuk anak laki-laki di negara hampir 8,3 juta orang tersebut. (kiblatnet/adj)

Categories