Awas Kampanye Memusuhi Pengungsi Muslim Rohingya!

MUSTANIR.net – Pengungsi muslim Rohingya itu tidak boleh dimusuhi, apalagi diusir, karena korban genosida rezim Myanmar.

Mereka wajib dibantu dan ditempatkan di lokasi yang layak serta terkontrol dengan baik, sebagaimana pengungsi non muslim Vietnam pernah dibantu dan ditempatkan di Pulau Galang, Batam, Kepri selama dua dekade Perang Vietnam (1975-1996), sampai akhirnya mereka dikembalikan ke negerinya saat sudah aman.

Pemerintah Indonesia bisa bekerja sama dengan UNHCR yaitu Badan Urusan Pengungsi PBB untuk melindungi dan membantu para pengungsi muslim Rohingya sampai mereka bisa dikembalikan ke negeri asalnya di Myanmar.

Pemerintah Indonesia juga bisa terus menekan Myanmar melalui forum PBB maupun ASEAN agar menerima kembali pengungsi muslim Rohingya dengan jaminan kemanan dan kehidupan yang layak sebagai warga negara Myanmar tanpa diskriminasi maupun intimidasi.

Jadi, jangan ada oknum pejabat pusat atau daerah di Indonesia, begitu juga media, yang mengadu domba pengungsi dengan masyarakat sekitar yang merasa terganggu dengan perilaku sebagian pengungsi.

Soal perilaku sebagian pengungsi muslim Rohingya yang kurang elok, harus dilihat sebagai problem sosial yang harus diatasi bersama, bukan dijadikan alasan untuk memusuhi mereka.

Kalau pengungsi non muslim Vietnam bisa kita bantu selama dua dekade Perang Vietnam (1975-1996), sampai mereka bisa kembali ke negerinya dengan aman, maka kenapa pengungsi muslim Rohingya tidak bisa kita lakukan hal yang sama?

Apa karena di era Soeharto rasa kemanusiaan terawat dengan baik, sedangkan di era sekarang sudah hilang rasa kemanusiaan? []

Sumber: Catatan IB HRS

About Author

Categories