Polisi Pengguna Narkoba Meningkat di Tahun 2015

polisi-narkoba-ilustrasi

Polisi Pengguna Narkoba Meningkat di Tahun 2015

Mustanir.com – Aparat kepolisian memegang tanggung jawab besar dalam penanggulangan narkotika. Namun, sepanjang 2015, jumlah aparat yang terlibat dalam penyalahgunaan obat terlarang itu meningkat hingga 21 persen.

Polda Metro Jaya mencatat bahwa hingga akhir tahun 2015, jumlah oknum polisi yang terlibat kasus narkotika mencapai 23 orang. Dengan angka itu berarti jumlahnya bertambah 4 orang dibanding tahun 2014, yang mencapai 19 orang. Sementara di kalangan TNI, jumlahnya menurun dari 3 di tahun lalu, dan kini menjadi 1 orang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian menyatakan bahwa dalam rentang waktu Januari hingga Desember 2015, pihaknya terus melakukan upaya pemberantasan narkotika. “Tahun ini, jumlah pengungkapan kasus tindak pidana narkoba sebanyak 5.291 kasus atau mengalami kenaikan 3,4 persen dibanding tahun 2014 yang mencapai 5.114,” kata Tito Kamis (31/12) di Jakarta.

Jumlah tersangkanya pun naik, dari 6.335 orang tahun lalu menjadi 6.566 orang di 2015. Secara persentase, angkanya naik 3,6 persen. Dari keselurauhan tersangka tahun ini, 6.501 orang diantaranya adalah WNI sementara 65 sisanya adalah WNA.

“WNA yang terlibat ini banyak sekali, ada dari China, Malaysia, Taiwan, Iran, Nigeria, Sierra Leon, Korea, Hong Kong, Kenya, Afghanistan, Kongo, Jepang, Brunei dan Pakistan,” ujar Tito.

Pengungkapan dalam kasus narkotika yang dilakukan Polda Metro Jaya di tahun ini berhasil menyita 1 ton sabu, 768.804 butir pil ekstasi, 1,16 Kg heroin, 2,1 ton ganja, Happy Five (H-5) sebanyak 94.215 butir dan Ketamin 6,7 Kg.

“Bila dikonversikan dengan nilai rupiah, maka barang bukti tersebut nilainya mencapai Rp 2,4 triliun lebih dan kita bisa menyelamatkan 16.972.957 jiwa manusia,” terangnya.

Categories