Prabowo Sama Saja dengan Para Penguasa Arab: Berkhianat pada Palestina, Islam, dan Kaum Muslimin

MUSTANIR.net“Kami juga siap menerima korban-korban yang luka-luka dan nanti segera kirim Menteri Luar Negeri untuk diskusi dengan Pemerintah Palestina, dengan pihak daerah tersebut bagaimana pelaksanaanya untuk kami siap evakuasi”

[Prabowo Subianto, Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu 9/4/2025]

Aneh sikap politik Presiden RI Prabowo Subianto. Alih-alih mengerahkan TNI untuk membebaskan Palestina, sebagai upaya aktif untuk mewujudkan perdamaian dunia, Ketua Umum Partai Gerindra ini malah menawarkan evakuasi korban kekejian Israel.

Sikap Prabowo Subianto ini sama saja melapangkan penjajahan Zionis Israel. Karena dengan dievakuasi, Zionis akan semakin mudah untuk menguasai tanah Palestina yang selama ini dipertahankan oleh warga Palestina dengan keringat, darah dan air mata, hingga bertaruh nyawa.

Prabowo sama saja mengekor pada Amerika, yang membela kepentingan Zionis, di mana sebelumnya Prabowo juga menyetujui solusi dua negara (two state). Andaikan Prabowo hidup di periode penjajahan Belanda, maka Prabowo tidak akan ikut bertempur menghadapi penjajah Belanda, melainkan menawarkan solusi dua negara: satu wilayah untuk Indonesia, satu wilayah untuk Belanda.

Apakah Prabowo buta dan tuli terhadap derita Palestina dan kebiadaban Zionis Yahudi Israel? Lalu, dari mana asal bisikan setan itu sehingga Prabowo memilih opsi mengevakuasi rakyat Palestina yang esensinya melapangkan penjajahan Zionis Israel, dan tidak menggunakan kekuatan militer untuk menolong Palestina sebagai bukti konkret menjalankan konstitusi yang mengamanatkan Indonesia turut serta dalam mewujudkan perdamaian dunia?

Ini bukan soal empati atau tidak empati. Ini soal politik dan penjajahan yang tidak bisa ditolerir, apalagi difasilitasi.

Prabowo pernah mengatakan tidak penting terlalu pintar, jika tidak dapat dieksekusi. Namun dalam kasus ini, Prabowo terlalu bodoh mengumbar tawaran evakuasi warga Palestina, padahal itu juga mustahil dieksekusi.

Karena otoritas di Palestina ada pada akidah mereka, bukan pada pemerintahan yang tunduk pada Zionis Israel. Meskipun pemerintah Palestina setuju usulan evakuasi warganya, tapi demi Allah, sungguh rakyat Palestina akan memilih tetap mempertahankan setiap jengkal tanah Palestina yang merupakan tanah seluruh kaum Muslimin hingga titik darah penghabisan.

Padahal kewajiban menjaga tanah Palestina adalah kewajiban seluruh kaum Muslimin, bukan hanya kewajiban rakyat Palestina. Lalu, kenapa dunia Islam bungkam? Penguasa Arab juga diam seribu bahasa, bahkan mengambil pilihan berhubungan mesra dengan Zionis Israel seperti yang dilakukan Mesir dan Turki? Al-Sisi dan Erdogan telah berkhianat pada Palestina, Islam, dan kaum muslimin!

Wahai kaum Muslimin!

Sesungguhnya Palestina butuh dibebaskan sebagaimana dahulu Umar bin Khattab dan Sholahuddin al-Ayyubi membebaskan Palestina!

Sesungguhnya Umar bin Khattab dan Sholahuddin al-Ayyubi tidak bisa membebaskan Palestina, kecuali mereka memiliki negara yang kuat dan tentara yang hebat!

Sesungguhnya negara kaum Muslimin yang kuat itu adalah negara khilafah. Sesungguhnya tentara kaum Muslimin yang hebat itu adalah tentara khilafah.

Karena itu, berjuanglah untuk membebaskan Palestina dengan memperjuangkan tegaknya khilafah. Khilafah yang telah dijanjikan Rasulullah ﷺ akan kembali tegak di muka bumi.

Allahu akbar! []

Sumber: AK Channel

About Author

Categories