Presiden Ajak Umat Islam Perkuat Ukhuwah Islamiyyah

Presiden Ajak Umat Islam Perkuat Ukhuwah Islamiyyah

Presiden ajak umat Islam perkuat Ukhuwah Islamiyah. Disampaikan dalam Peringatan Maulid Nabi Saw di Istana Negara. [tvOne, 19/12/2016]

Komentar:

1. Bagaimana caranya menjaga ukhuwah Islamiyah..?! Apa dengan demokrasi kapitalisme sekulerisme yang sedang diadopsi dan diterapkan oleh penguasa tersebut di negeri ini..?! Bukankah demokrasi kapitalisme adalah biang masalah dan biang perpecahan umat Islam di negeri ini dan di dunia..?!

Buktinya Timor-Timur lepas dari Indonesia atas nama demokrasi dan Papua pun ingin melepaskan diri dari Indonesia atas nama demokrasi serta Sudan Selatan melepaskan diri dari Sudan atas nama demokrasi pula dan umat Islam pun terpecah belah menjadi lebih dari 50 negara-negara kecil tanpa kekuatan dalam bentuk negara bangsa (nation state) dengan faham sempit dan sesat nasionalisme mereka akibat umat Islam dipaksa penjajah kafir barat untuk mengadopsi dan menerapkan sistem penjajah nan kufur demokrasi kapitalisme sekulerisme maupun sosialisme komunisme di negeri-negeri mereka (umat Islam) pasca diruntuhkannya Khilafah Islam Utsmaniyah yang berpusat di Turki oleh Inggris dan sekutu jahatnya melalui tangan kotor nan najis agennya seorang yahudi yang bernama Mustafa Kamal Laknatullahi ‘alaihi pada tahun 1924 M hingga umat Islam pun kian merintih kesakitan terus-menerus dijajah dan dibunuh oleh penjajah kafir tersebut dan kekayaan sumberdaya alam negeri-negeri mereka pun dirampok oleh kafir penjajah tersebut serta umat Islam pun diadu domba oleh kafir penjajah hingga umat Islam pun saling berperang dan saling bunuh antar sesama mereka sendiri, bahkan mereka terutama penguasa-penguasa negeri-negeri mereka tidak peduli dan tidak mau menolong saudara sesama Muslim mereka yang tengah ditindas dan dibunuhi secara massal oleh kafir penjajah seperti di Rohingya, Aleppo Suriah, Iraq, Afghanistan, Bosnia, Kashmir, Mindanao Filipina, dan lain-lain.

2. Kita peringati setiap tahun Kelahiran (Maulid) Nabi Saw, tetapi kita pun-sadar ataupun tidak-tiap saat, tiap hari, tiap minggu, tiap bulan dan tiap tahun pula selalu dan selalu kita menistakan ajaran dan Syariat yang dibawa baginda Nabi Muhammad Rasulullah Saw yaitu Islam (al-Quran dan as-Sunnah) dengan kita terus menerus mencampakkan Islam (al-Quran dan as-Sunnah) tersebut dan justru kita malah mengadopsi serta menerapkan sistem kufur buatan penjajah yang bernama kapitalisme sekulerisme demokrasi biang kerusakan maupun sosialisme komunisme. Bahkan parahnya kita pula sangat cuek dan sangat menolak diterapkannya sistem yang dibawa oleh Rasulullah Saw tersebut yaitu sistem Islam: Syariah dan Khilafah. Bukankah menolak ataupun memusuhi Syariah dan Khilafah warisan Rasulullah Saw tersebut merupakan penistaan yang paling besar kepada ALLAH SWT dan Rasulullah Saw serta Islam dan umat Islam itu sendiri..?! Karena, Substansi Maulid Nabi Saw adalah penerapan sistem Islam: Syariah dan Khilafah secara kaffah dalam segala aspek kehidupan. Dan substansi Khilafah itu sendiri adalah penerapan Syariah Islam secara kaffah dalam segala aspek kehidupan dan ukhuwah Islamiyah (persatuan umat Islam) dalam satu kepemimpinan, satu umat, satu bendera, satu sistem dan satu negara.

3. Bukankah ALLAH SWT telah berfirman:

يَاأَيُّهَاالَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّاوَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَاتَفَرَّقُوا وَاذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءًفَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُم ْعَلَى شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُلَكُمْ ءَايَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ.

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada ALLAH sebenar-benarnya takwa kepada-NYA; dan janganlah sekali-kali kalian mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. Dan berpeganglah kalian kepada tali (agama/akidah/sistem Islam) ALLAH, dan janganlah kalian bercerai-berai, dan ingatlah akan nikmat ALLAH kepada kalian ketika kalian dahulu (masa Jahiliah) bermusuh-musuhan, maka ALLAH menjinakkan amarah (menyatukan) hati kalian, lalu menjadilah kalian karena nikmat ALLAH orang-orang yang bersaudara, dan kalian telah berada di tepi jurang neraka, lalu ALLAH menyelamatkan kalian darinya. Demikianlah ALLAH menerangkan ayat-ayat-NYA kepada kalian, agar kalian mendapat petunjuk.” (QS. Ali Imron [3]: 102-103)

Bukankah ayat ini adalah salah-satu ayat al-Quran yang paling sering kita langgar dan yang paling sering kita nistakan..?!

4. Karena itulah, ukhuwah Islamiyah (persatuan Umat Islam) akan benar-benar terwujud dan akan benar-benar sangat kuat hanya dengan Syariah dan Khilafah saja bukan dengan demokrasi kapitalisme sekulerisme biang kerusakan dan biang perpecahan serta biang penistaan, dan juga bukan pula dengan sosialisme komunisme. Sebagaimana dulu Khilafah Islam berhasil menyatukan dan mempersatukan seluruh umat Islam di seluruh penjuru dunia dalam satu kepemimpinan, satu umat, satu bendera, satu sistem dan satu negara meskipun umat Islam berbeda suku bangsa maupun warna kulit mereka selama lebih dari 13 abad lamanya sejak Rasulullah Saw pertama kali mendirikan Daulah Islam yang pertama di Madinah al-Munawwarah hingga berakhirnya Daulah Khilafah Islam Utsmaniyah di Turki pada tahun 1924 M. []

Dikomentari oleh Zakariya al-Bantany

Categories