Publik Jangan Terkecoh Sandiwara Freeport

freeport

Publik Jangan Terkecoh Sandiwara Freeport

Mustanir.com – Sejumlah tokoh mahasiswa dan pemuda mendesak kisruh dugaan pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia diusut tuntas. Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Beni Pramula menduga, di balik kisruh Freeport ada keterlibatan internal Istana.

“Semua elemen rakyat harus turun, karena UUD dan UU harus ditegakkan,” ujar Beni dalam siaran persnya yang diterima Republika.co.id, Senin (7/12).

Beni menjelaskan, indikasi dugaan keterlibatan itu karena adanya lobi-lobi yang dilancarkan kalangan Istana untuk memperpanjang kontrak Freeport di Indonesia.

“Ini bukan soal kisruh Sudirman Said dan Setya Novanto saja, yang penting untuk dilihat adalah ini persekongkolan Istana dengan Jim Bob yang melanggar UUD dan UU Minerba yang harus diusut tuntas,” kata Beni.

“Makanya,” kata Beni melanjutkan, “publik jangan sampai terkecoh dengan sandiwara Freeport ini.” (rol/adj)

Komentar Mustanir.com

Iya publik jangan sampai terkecoh dengan sandiwara dari freeport dan politisi rakus yang berada di kursi pemerintahan negeri ini. Rakyat dan media massa harus senantiasa melihat, mengawasi serta melek politik terhadap politisasi kekayaan alam Indonesia oleh para penguasa yang rakus. Karena politisi rakus sudah seperti borok yang dapat membusuk dan satu-satunya cara untuk membuangnya adalah dengan mengamputasinya.

Jika kita melihat secara lebih dalam, persoalan freeport bukan hanya semata permasalahan sederhana. Ini persoalan sistemik, yang telah melanda negeri ini selama bertahun-tahun. Sistem politik demokrasi dan sistem ekonomi kapitalisme adalah sebab utamanya. Untuk mengakhiri penyimpangan-penyimpangan yang ada maka, tidak lain dan tidak bukan adalah dengan membuang sistem politik demokrasi dan sistem ekonomi kapitalisme dari Indonesia.

Categories