Raja Abdullah Yordan Peringatkan Israel tentang Kekerasan di Yerusalem

raja-abdullah-2

Raja Abdullah Yordan Peringatkan Israel tentang Kekerasan di Yerusalem

Mustanir.com – Raja Yordania, Abdullah II memperingatkan Israel kalau provokasi yang dilakukan di Yerusalem, termasuk bentrok polisi mereka dengan umat Muslim di Al Aqsa, bisa jadi merusak hubungan antar kedua negara.

“Setiap provokasi lain di Yerusalem akan mempengaruhi hubungan antara Yordania dan Israel,” kata Raja Abdullah II, setelah hari kedua bentrokan di situs suci di Yerusalem, seperti dilansir arabnews.

Israel dan Yordania sendiri memang memiliki perjanjian damai yang dibuat pada tahun 1994. “Yordania tidak akan memiliki pilihan lain kecuali mengambil tindakan, sayangnya,” tegas Raja Abdullah II, usai melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri David Cameron di Inggris.

Yordania yang memiliki hak untuk memelihara kompleks Masjid Al-Aqsa, mengutuk apa yang digambarkan sebagai serangan tentara Israel. Umat Muslim dan polisi Israel terlibat bentrok untuk hari kedua lantaran orang-orang Yahudi merayakan tahun baru mereka, sementara pengunjuk rasa bersumpah untuk melindungi situs ketiga paling suci dalam Islam tersebut.

Pada hari Ahad, pasukan keamanan Israel kembali memasuki kompleks Masjid untuk mencegah pemuda Muslim mengunjungi orang-orang Yahudi. Umat Muslim sendiri telah membarikade diri di dalam Masjid Al-Aqsa, di tengah protes atas akses ke situs yang juga dihormati oleh orang Yahudi sebagai Temple Mount.

Israel merebut Yerusalem timur, mengambil alih dari pemerintahan Yordania pada perang Timur Tengah 1967, dan kemudian mengakuinya dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional. (rol/adj)

Categories