Renungan Di Bulan Maulid Nabi SAW

Renungan Di Bulan Maulid Nabi SAW

Peringatan Maulid Nabi saw. sejatinya dijadikan momentum bagi kaum Muslim untuk terus berusaha meneladani Rasulullah Saw secara kaffah untuk melahirkan kembali masyarakat baru, yakni masyarakat Islam, sebagaimana yang pernah dibidani kelahirannya oleh Rasulullah saw. di Madinah.

Sebab, siapapun tahu, masyarakat sekarang tidak ada bedanya dengan masyarakat Arab pra-Islam, yakni sama-sama Jahiliah. Sebagaimana masa Jahiliah dulu, saat ini pun aturan-aturan Islam tidak diterapkan dan umat Islam pun terpecah belah menjadi lebih dari negara-negara kecil dalam bentuk negara bangsa (nation state) dengan faham sempit nan sesat nasionalisme.

Karena aturan-aturan Islam—sebagaimana aturan-aturan lain—tidak mungkin tegak tanpa adanya negara, maka menegakkan negara yang akan memberlakukan aturan-aturan Islam dan menyatukan kembali umat Islam menjadi satu umat dan satu kepemimpinan serta satu negara adalah sebuah keniscayaan.

Inilah juga yang disadari benar oleh Rasulullah Saw sejak awal dakwahnya. Rasulullah Saw tidak hanya menyeru manusia agar beribadah secara ritual kepada Allah dan berakhlak baik, tetapi juga menyeru mereka seluruhnya agar menerapkan semua aturan-aturan Allah dalam seluruh aspek kehidupan mereka.

Sejak awal, bahkan para pemuka bangsa Arab saat itu menyadari, bahwa secara politik dakwah Rasulullah Saw akan mengancam kedudukan dan kekuasaan mereka. Itulah yang menjadi alasan orang-orang seperti Abu Jahal, Abu Lahab, Walid bin Mughirah, dan para pemuka bangsa Arab lainnya sangat keras menentang dakwah Rasulullah Saw. Akan tetapi, semua penentangan itu akhirnya dapat diatasi oleh Rasulullah Saw sampai beliau berhasil menegakkan kekuasaannya di Madinah sekaligus melibas kekuasaan mereka.

Walhasil, dakwah seperti itulah yang juga harus dilakukan oleh kaum Muslim saat ini, yakni dakwah untuk menegakkan kekuasaan Islam yaitu Daulah Khilafah Islam yang akan memberlakukan aturan-aturan Islam dan menyatukan umat Islam sedunia, sekaligus yang akan meruntuhkan kekuasaan rezim kafir yang telah memberlakukan aturan-aturan kufur selama ini, serta melanjutkan kehidupan Islam dan menyebarluaskan Islam ke segala penjuru dunia dengan dakwah dan jihad.

Hanya dengan itulah Peringatan Maulid Nabi Saw yang diselenggarakan setiap tahun akan jauh lebih bermakna dan akan jauh lebih membangkitkan umat sehingga benar-benar akan kembali terwujud umat Islam sebagai umat yang terbaik (khairu ummah) dan terwujud pula kembalinya Islam rahmatan lil ‘alamin yang menebar rahmah dan berkah bagi dunia dan alam semesta.

Categories