Serasa Hidupku Masih 1000 Tahun Lagi

Serasa Hidupku Masih 1000 Tahun Lagi

Sahabat, sesungguhnya kematian itu begitu dekat, dan datangnya begitu tiba-tiba. Akan tetapi sedikit dari kita yang menyadari hal tersebut.

Kita yang masih muda mungkin merasa masih punya banyak waktu untuk menggapai berbagai gemerlap dunia. Akan tetapi ternyata bukan hanya anak muda, bahkan orang yang sudah tua pun angan-angannya masih begitu panjang.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

يَهْرَمُ ابْنُ آدَمَ وَيَبْقَى مِنْهُ اثْنَتَانِ: الْحِرْصُ وَالْأَمَلُ

“Anak Adam menjadi tua sementara dua perkara masih tetap ada padanya: rakus dan angan-angan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ya… semua kita baik tua ataupun muda merasa bahwa esok, esok dan esok, kita masih hidup. Angan-angan kita semakin hari bahkan semakin panjang, padahal kematian semakin mendekat.

لَا تَأْمَنِ الْمَوْتَ فِيْ طَرْفٍ وَلَا نَفَسٍ

“Janganlah merasa aman dari kematian dalam sekejap maupun sehela nafas” (Abul ‘Atahiyah, Raudhatul ‘Uqala)

Janganlah merasa aman sehingga kita menunda taubat kita, melalaikan kewajiban dan bergelimang dalam kemaksiatan.

Sahabat, sesungguhnya dunia itu sedang pergi meninggalkan kita sedangkan akhirat sedang datang mendekat kepada kita. Janganlah kau terlena dengan sesuatu yang pergi meninggalkanmu sementara engkau berpaling dari sesuatu yang mendatangimu.

Masih hidupkah saya besok?

Categories