Terdakwa Penista Agama Merasa Paling Benar

Terdakwa Penista Agama Merasa Paling Benar

Mustanir.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyebut bahwa terdakwa merasa dirinya paling benar.

Hal itu merujuk pada eksepsi atau nota keberatan dakwaan Ahok yang menyebutkan bahwa dirinya merasa dizalimi oleh oknum politik yang disebutnya pengecut karena hanya menggunakan ayat suci suatu agama dalam menghadapi kancah perpolitikan.

“Terdakwa merasa dirinya paling benar, terdakwa merasa bahwa tak ada orang yang lebih baik dari dirinya,” jelas Jaksa Ali Mukartono dalam sidang Ahok, Selasa (20/12/2016).

“Penyebutan bahwa terdakwa merasa paling benar, karena terdakwa menyebut adanya oknum elite politik yang pengecut, karena menggunakan ayat suci dalam pelaksanaan pilkada,” jelas Ahok. (oz/adj)

Komentar Mustanir.com

Tidak heran jika terdakwa penista agama yakni Basuki Cahya Purnama alias Ahok memiliki kepercayaan diri yang tinggi terhadap pengadilan yang dia jalani. Padahal pengadilan belum benar-benar menjatuhkan vonis apapun kepadanya, tetapi dia sudah merasa bahwa dirinya tidak bersalah.

Ya, silakan saja berkata semaunya. Toh dalam pandangan Islam, Ahok ini sudah masuk dalam kategori penista agama yang hukuman paling beratnya adalah hukuman mati dalam pengadilan Islam.

Categories