Tiga Pilar Utama Demokrasi Menderita Penyakit Kronis Korupsi

Tiga Pilar Utama Demokrasi Menderita Penyakit Kronis KorupsiTiga Pilar Utama Demokrasi Menderita Penyakit Kronis Korupsi

Penangkapan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar mendapat berbagai tanggapan dari sejumlah pihak. Penangkapan itu seolah membuktikan, pilar demokrasi Indonesia tengah menderita penyakit kronis korupsi.

“Dengan tertangkapnya seorang hakim konstitusi, kita sangat yakin bisa mengatakan bahwa demokrasi kita sudah rusak. Eksekutif, legislatif, dan yudikatif, tiga pilar utama demokrasi itu semuanya menderita penyakit kronis korupsi,” kata peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus, Kamis (26/1/2017).

Lucius menuturkan, rusaknya tiga pilar demokrasi ini terlihat dari sejumlah penangkapan yang dilakukan KPK. Dari bupati, legislatif, dan terakhir hakim MK ditangkap.

“Ini artinya korupsi masih bertahta aman pada semua institusi utama demokrasi,” tutur Lucius.

Menurut Lucius, saat ini budaya korupsi sudah mendarah daging. Ia melihat, pejabat seolah tidak takut mengulangi melakukan korupsi.

“Tentu tak ada lagi lembaga yang merasa masih bersih saat ini. Pun sama halnya, tak ada pejabat yang bisa dengan sangat meyakinkan mengaku bersih,” pungkas dia. (metrotv/adj)

Komentar Mustanir.com

3 Pilar Demokrasi sedang mengalami penyakit kronis yang sungguh mematikan. Penyakitnya memang ada pada Demokrasi itu sendiri. Ide Demokrasi lah yang sebenarnya dari awal adalah ide yang rusak. Maka, tinggalkanlah Demokrasi dan beralihlah kepada Islam.

Categories