5 Hidangan Buka Puasa Populer Muslim Australia

5 Hidangan Buka Puasa Populer Muslim Australia

Mustanir.com – Umat muslim di seluruh Australia dan dunia mulai memasuki bulan Ramadhan pekan ini, itu berarti mereka akan berpuasa sepanjang hari dan berbuka di malam hari selama satu bulan penuh.

Apa yang dikonsumsi umat Muslim di Australia saat berbuka puasa di bulan Ramadhan amat bergantung pada tradisi keluarga dan masyarakat, masakan favorit mereka dan yang paling penting, latar belakang budaya mereka yang berpuasa.

Dari Timur Tengah hingga Asia Tenggara dan benua Australia hingga ke Eropa Timur, ini adalah lima makanan untuk berbuka puasa.

Kurma

Sebagian besar umat Muslim, darimana pun mereka berasal, mereka akan berbuka puasa setiap hari dengan tiga butir kurma dan segelas air atau susu ketika terbenam matahari, sebelum shalat membaca Alquran. Tradisi ini adalah untuk menghormati kebiasaan Nabi Muhammad SAW yang selalu berbuka puasa dengan memakan kurma sebelum menjalankan shalat Maghrib.

Diana Abdel-Rahman dari Forum Komunitas Multikultur Canberra mengatakan Kurma juga merupakan sumber makanan yang baik bagi orang yang selama sepanjang hari tidak makan.

Fattoush

Abdel-Rahman, yang merupakan warga Australia kelahiran Lebanon, mengatakan bagi kebanyakan warga Muslim Lebanon amat penting memiliki fattoush untuk dihidangkan di meja.

“Fattoush adalah saudara dekatnya tabouli. Menu ini memiliki bahan yang sama, meski tidak dipotong-potong kecil, tapi sebaliknya makanan ini tidak menggunakan bulgur, tapi Anda menggunakan roti Lebanon yang sudah dipanggang,” katanya.

“Bagi keluarga saya, yang berasal dari Lebanon Utara, kami menggunakan sirup delima dengan minyak zaitun dan juga sedikit garam.”

Roti pita Bosnia

Jangan tertukar dengan Greek pita atau Turkish Pide, Bosnian pita atau burek adalah roti atau pastry yang diisi dengan daging atau kentang dalam bentuk spiral dan kemudian dipanggang di oven.

Ada banyak variasi regional pada hidangan ini, namun pendatang asal Bosnia, Amela Adilovic biasanya menyajikan satu pita daging dan satu pita kentang, yang butuh waktu dua jam untuk membuatnya.

“Ketika saya membuatnya dan menyajikannya untuk lima atau enam orang, makanan itu akan habis dalam waktu satu jam. Karena makanan ini sangat lezat. Ini sangat enak,” katanya.

Pakora

Sama dengan kari dan samosa, pakora adalah makanan tambahan yang menggiurkan bagi untuk berbuka puasa bagi banyak umat Muslim di Asia.

Ada banyak cara untuk membuatnya, namun kebanyakan resep menggabungkan antara sayuran yang dipotong-potong seperti kembang kol, kubis, bawang, zucchini atau bayam.

Produser 666 ABC Canberra, Suki Sadik mengatakan selama bertahun-tahun ia selalu berbuka puasa dengan menu yang ringan-ringan saja, dan makanan seperti pakora disajikan bersama dengan kari yang lebih berat.

“Mereka makanan dengan kandungan karbohidrat yang sempurna karena digoreng dalam minyak yang banyak dan jika matang dengan sempurna sama seperti tempura namun lebih lembut teksturnya. Saya sangat puas ketika memakannya,” katanya.

“Lalu 20 menit kemudian, saya akan merasa sangat kenyang sekali namun harga yang harus saya bayarkan tidak mahal,” katanya.

Nasi kerabu

Nasi kerabu adalah hidangan nasi yang disajikan bersama dengan beberapa lauk seperti daging, sayuran dan mi di piring dalam kebiasaan berbuka di Malaysia.

Siva Vasudevan, yang memiliki restoran Malaysian Chapter di Canberra, mengatakan Nasi Kerabu sangat mengundang rasa ingin tahu karena beras atau nasinya berwarna biru.

“Menu ini punya banyak warna di dalamnya dan biasanya menjadi favorit di Kelantan, Malaysia bagian utara. Ini adalah hidangan nasi tapi lebih seperti salad untuk memulai menyantapnya,” katanya.

“Orang-orang cenderung menyantap nasi kerabu ini selama bulan Ramadhan. Anda tidak selalu mendapatkannya di semua restoran. Hanya pada acara-acara khusus saja Anda bisa mendapatkan kerabu nasi disajikan untuk Anda.” (rol/adj)

Categories