Berbuah Tawaran Koalisi, Kehadiran Prabowo di Kongres PDIP
MUSTANIR.net – Ketum Gerindra Prabowo Subianto menjadi salah satu tamu kehormatan yang hadir di Kongres V PDIP di Hotel Grand Inna Bali, Kamis (8/8/2019). Prabowo yang tiba sekitar pukul 12.35 WITA itu langsung disambut oleh politikus PDIP Tjahjo Kumolo, Yasonna Laoly, hingga Trimedya Pandjaitan.
Tak cukup di situ, begitu Prabowo menginjakkan kaki di ruang kongres, para kader PDIP langsung menyambut dengan semarak. Prabowo pun melontarkan senyuman sambil melambaikan tangan.
“Hidup Prabowo! Pak Prabowo! Pak Prabowo!” teriak para kader PDIP.
Selama acara, Prabowo pun mendapatkan tempat istimewa. Ia duduk di barisan depan bersama Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, dan Wapres terpilih Ma’ruf Amin.
Dalam sambutannya, sembari tersenyum Megawati bercerita soal pertemuannya dengan Prabowo beberapa waktu lalu. Ia heran, pertemuan itu menjadi heboh di media, padahal ia hanya ingin mengundang Prabowo ke kongres.
“Padahal saya cuma tanya, ‘Mas nanti mau enggak saya undang ke Kongres PDIP Perjuangan. Kalau ndak mau ya ndak apa-apa. Ternyata beliau mau,” ucap Mega masih tersenyum.
Megawati juga mengaku lelah jika harus terus berseberangan dengan mantan pasangannya di Pilpres 2009 itu. Untuk itu, ia ingin ada ‘gencatan senjata’ sebelum akhirnya kembali bertempur di Pilpres 2024 mendatang.
“Iya lho, kan capek, ya, kalau disuruh namanya tempur terus. Ya sudahlah nanti tempur lagi di 2024,” lanjut Megawati disambut riuh tamu undangan yang hadir.
“Siap?!” tanya Megawati kepada kader. Dijawab siap.
Namun, bukan berarti di 2024 Megawati akan kembali beroposisi dengan Prabowo. Sebab, ia juga menyinggung soal kemungkinan Prabowo bergabung dengannya.
Awalnya, Megawati menyinggung soal peperangan antara kubu Jokowi dan Prabowo saat Pilpres 2019 di Jateng. Megawati mempertanyakan mengapa Prabowo sampai berani ‘perang ‘di Jateng yang merupakan markas banteng.
Kemudian Megawati mengatakan, harusnya Prabowo tidak melawannya di Jateng. Secara tidak langsung, kemudian Megawati, mengatakan jika ada rencana ke depan masuk koalisi, maka Prabowo harus mendekatinya.
“Makanya, Mas kalau nanti, ya enggak tahu, tolong dekati saya ya,” ujar Megawati sambil disambut tepuk tangan dan tawa para hadirin.
Melihat sinyal tersebut, Prabowo yang duduk langsung berdiri dan memberi hormat kepada Megawati. Menanggapi hal itu, Presiden Jokowi mengaku belum membicarakan kemungkinan Gerindra bergabung di koalisinya periode ini.
“Belum, kita ini belum ketemu dengan ketua-ketua partai koalisi, kita belum ketemu,” kata Jokowi sesuai menghadiri Kongres PDIP di Hotel Grand Inna Bali Beach, Kamis (8/8/2019).
Meski begitu, Jokowi menuturkan tak menutup kemungkinan jumlah koalisi akan bertambah dengan bergabungnya Gerindra. Apalagi, kata dia, politik bersifat dinamis. “Ya politik itu kan semua serba mungkin,” ucap Jokowi.
Sumber: Kumparan