Bom di Bandara Istanbul Tewaskan 42 Orang

Bom di Bandara Istanbul Tewaskan 42 Orang

Bom di Bandara Istanbul Tewaskan 42 Orang

Mustanir.com – Korban tewas dalam serangan bom Selasa malam di bandara Ataturk, Istanbul meningkat menjadi 42 jiwa setelah seorang wanita muda meninggal dunia karena luka yang cukup parah. Merve Yigit (22) meninggal di sebuah rumah sakit swasta di kabupaten Bahcelievler Istanbul.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kantor Gubernur Istanbul, dari 42 korban tewas, 10 orang darinya berkewarganegaraan asing, sedangkan tiga orang lainnya berkewarganegaraan ganda Turki.

Adapun korban luka mencapai 239 orang, 109 darinya telah keluar dari rumah sakit di kota terpadat Turki tersebut.

Sehari setelah serangan tersebut, Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mengumumkan hari berkabung nasional kepada warganya. Bendera setengah tiang pun dikibarkan di seluruh negeri dan di kedutaan Turki di seluruh dunia.

“Sebagai tanda berkabung, bendera akan dikibarkan setengah tiang dari gedung-gedung di dalam dan luar negeri sampai matahari terbenam pada hari Rabu, 29 Juni,” kata Yildrim seperti dikutip kantor berita Turki, Anadolu, Rabu (29/06).

Berkaca pada serangan ini, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan akan terus menjalankan program perang terhadap terorisme dan menghimbau kepada seluruh dunia untuk melakukan tindakan serupa.

“Kami berharap bahwa sikap tegas terhadap organisasi teroris harus diadopsi oleh dunia dan negara-negara terutama Barat dengan parlemen mereka, media dan organisasi non-pemerintah,” kata Erdogan dalam sebuah pernyataan.

Menteri Dalam Negeri Turki Efkan Ala, mengatakan bahwa semua informasi dan bukti yang dikumpulkan menunjukkan bahwa ISIS berada di balik serangan tersebut.

“Tapi, kasus ini belum sepenuhnya selesai,” tambah Ala. (kiblat/adj)

Komentar Mustanir.com

Meledaknya bom di Bandara Istanbul merupakan sebuah kejadian yang sangat disayangkan.  Kejadian ini menambah deretan panjang kasus bom di Turki sepanjang tahun ini. Semoga tidak ada lagi nyawa kaum muslimin yang melayang dengan sia-sia oleh mereka yang berfikiran picik, yakni fikiran yang mengira semua akan selesai dengan kekerasan.

Categories