Catatan Untuk Meluruskan Persepsi Negatif Poligami

Catatan Untuk Meluruskan Persepsi Negatif Poligami

Oleh: Bara Lubis

Mustanir.com – Adanya stigma negatif terhadap poligami menjadikan umat islam latah akan syariah yang satu ini. Padahal dalam syariah yang satu ini banyak hikmah hikmah yang terkandung di dalamnya. barat tidak habis akal untuk selalu menyudutkan berbagai penerapan syariah yang mempengaruhi corak masyarakat.

Poligami salah satunya. berpoligami sesungguhnya akan mendekatkan corak masyarakat yang islami. berikut catatan catatan penting dari poligami.

1. Poligami itu bukan memabahagiakan suami saja, yang ada amanah suami bertambah dengan bertambahnya istri.

2. Poligami itu asalnya mubah. dapat berubah karena beberapa kondisi menyertainya. Bisa kemudian jadi haram atau jadi sunnah dll. sama seperti pernikahan yang hukum asalanya sunnah. dapat juga berubah karena kondisi – kondisi lain.

3. Poligami itu adalah pernikahan biasa sama seperti pernikahan lainya tidak harus di anggab atau di nilai tendensius apalagi kemudian bernada negatif memburukkan praktek poligami melihat berbagai kekeliruan yang pernah terjadi pada banyak masyarakat

4. Poligami itu mendekatkan ketakwaan. hal ini karena bertambahanya amanah dan bertambahnya kemudian ibadah – ibadah yang menyertainya. Lihatlah bagaimana kemudian para sahabat rosulullah terdahulu yang umumnya berpoligami atau para khalifah – khalifah umat islam. semuanya relatif berpoligami. Ini menunjukkan betapa ulama – ulama memandang penting poligami dalam hidupnya.

5. Esesnsi poligami adalah memperkokoh rumah tangga dengan membangun rumah tangga yang baru tanpa menghancurkan keluarga lama. jadi tidak di benarkan berpoligami dengan kondisi rumah tangga yang lama terabaikan

6. Poligami tidak harus dengan istri lebih muda, lebih cantik, lebih pintar lebih kaya. Mencontoh rosulullah dimana rosulullah berpoligami memiliki tujuan – tujuan politis dalam dakwah

7. Karena poligami bagian dari sunah rosulullah dan af’alnya rosulullah maka uniknya ibadah yang satu ini Rosulullah memberi panduan untuk pelaksanaannya. Mulai dari tidak boleh menyatukan dalam satu rumah antara kedua istri, tidak boleh diambil kakak beradik dalam dua istri, berlaku adil dll.

8. Poligami membahagiakan Istri, dimaan istri akan mendaatkan teman baru, sahabat baru, dalam mendidik anak dan membangun keluarga bersama. Visi dan misi yang sama akan istri pertama dan kedua akan memberi warna baru dalam rumah tangga dan akhirnya akan terbentuk sebuah keluarga sakinah pengemban dakwah yang tangguh. karena pekerjaan Istri akan mudah terbantukan dengan sahabat baru disela – sela suami menjalankan amanahnya sebagai pengemban dakwah dan berinteraksi di masyarakat.

9. Menolak atau merasa risih dari syariah poligami berarti telah terkontaminasi dengan pemikiran barat. dimana keinginan barat adalah umat islam khususnya muslimah itu hidup tanpa melahirkan generasi penerus. para Muslim (pria) hidup dengan kemaksiatan (zina) agar generasi islam hancur. mereka tau bahwa syariah poligami dapat menyelesaikan berbagai macam persoalan yang hanya diselesaikan oleh poligami. dalam Kitab Nizhamul Ijtimai disebutkan paling tidak ada 6 persoalan yang hanya diselesaikan dengan poligami. salah satunya adalah adanya perbedaan jumlah yang sangat signifikan antara pria dan wanita. diman pria jauh lebih banyak dari wanita.

10. Anti poligami adalah salah satu prinsip dari fenisme, yang menklaim bahwa hak pria dan wanita sama. bahkan semakin jauh fenisme membolehkan pernikahan sejenis dari pada poligami. Mengharamkan pernikahaan (seperti agama nasrani) dari pada poligami. Jadi bagi mereka jika umat Islam sudah anti dengan syariah poligami atau merasa risih dengan syariah ini, artinya gerakan feminisme sudah berhasil masuk ke relung hari umat islam.

Itulah beberapa catatan – catatan penting untuk meluruskan persepsi poligami. Semoga bermanfaat.

Categories