Gaya Hidup Hedonis Sebabkan Anak Jadi Korban Prostitusi

Gaya Hidup Hedonis Sebabkan Anak Jadi Korban Prostitusi

Mustanir.com – Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan perhatian orang tua yang kurang kepada anak dinilai salah satu faktor anak menjadi korban prostitusi gay. Fakta sosial yang cenderung hedonis juga ikut mempengaruhi.

Seperti keinginan anak memiliki uang banyak untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Anak akan membutuhkan uang yang banyak agar bisa bergaya hedonis.

“Faktor pendidikan juga salah satu variabelnya,” ujar Dahnil saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (1/9).

Dahnil menyatakan, perilaku gay kini sudah menjadi ancaman bagi anak Indonesia. Dahnil menyamakan gay seperti teroris yang selalu menebar ancaman.

Karena itu, pemerintah menindak tegas para pelaku prostitusi ini. Hal tersebut guna melindungi generasi masa depan.

Seperti diketahui, Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap kasus prostitusi anak untuk disediakan kepada gay di Bogor, Jawa Barat. Sebanyak 99 anak diduga menjadi korban dari prostitusi ini.

Polisi terus mengembangkan kasus tersebut. Baik untuk mengungkap pihak yang terlibat maupun jumlah korban. (rol/adj)

Komentar Mustanir.com

Seiring berkembangnya budaya Konsumeristik rakyat Indonesia saat ini tidak bisa dipungkiri juga muncul budaya hedonistik dari rakyat Indonesia. Apakah itu buruk? Ya, keduanya merupakan sifat buruk manusia dan merupakan budaya yang dilarang dalam Islam, yakni termasuk ke dalam perbuatan tabdzir (kesia-siaan) dan tabdzir merupakan perbuatan syaitan.

Dan benar saja, dari budaya hedonistik ini, rakyat yang tidak memiliki akses ekonomi dengan cara profesional dan legal, akhirnya mengerahkan segala cara untuk memperoleh uang untuk memenuhi gaya hidup hedonisnya.

Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi peringatan kepada kaum muslimin untuk tidak terpedaya atau mengikuti gaya hidup tersebut

“jangan sekali-kali kamu terpedaya oleh kegiatan orang-orang kafir yang bergerak dalam negeri. Itu hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka Jahannam, dan Jahannam itu adalah tempat yang seburuk-buruknya.” (QS. Ali- Imran 196-197)

Categories