Inilah Alasan Mengapa Barat Terlihat Menawan Di Mata Dunia

foto: tsaqafah.id


MUSTANIR.COM — Ada sebuah fakta bahwa banyak kaum Muslim yang merasa kagum kepada negara-negara Barat, terutama dalam kesuksesan membangun ekonominya. Barat seolah menjadi model percontohan bagi negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Namun ada yang terlupakan, kapitalismelah yang mebuat Barat terlihat menawan di mata dunia.

Mengapa Kapitalisme bisa sukses? Mungkin ada suatu kebenaran di sini. Ketika kita melihat suatu kesuksesan, kita mengukurnya dengan hal lain. di sisi lain, di Dunia Islam, kita tidak punya air PAM; kita tidak punya listrik 24 jam. Sebaliknya, digambarkan oleh media, bahwa Barat selalu punya solusi untuk masalah ini.

Kalau dilihat secara dangkal, mereka sepertinya membuat kemajuan; mereka bahkan kita jadikan model, karena hal ini dipaksakan kepada kita. Sebaliknya, kita lihat Mesir, misalnya. Negara itu mempunyai orang yang bergelar Phd paling banyak di dunia.

Apa yang terjadi dengan orang yang bergelar Phd? Dia menjadi supir taksi di Kairo. Negara tidak memanfaatkan pengetahuan yang dimiliki masyarakat atau tidak bisa memanfaatkannya karena cara mereka memerintah. Karena itu, cara satu-satunya untuk memanfaatkan pengetahuan mereka adalah mereka pergi ke Barat.

Mengapa Barat terlihat maju? Karena mereka punya sistem ideologi; mereka punya sistem kehidupan. Jika mereka punya masalah, mereka akan merujuk pada ideologi mereka untuk memecahkan masalahnya.

Ini berbeda dengan kita di Dunia Islam. Kita punya ideologi. Namun, ketika kita punya masalah, solusi yang kita punya 5 hingga 6 solusi. Saya beri contoh begini. Kita punya satu masalah di Dunia Islam.

Contohnya di Palestina. Solusi terhadap Palestina tidak satu, tetapi banyak: (1) Ada orang yang datang ke sana dan menduduki tanah itu. (2) Beberapa orang Muslim berusaha mencari solusinya dari al-Quran dan Sunnah. (3) Yang lain mencari pemecahanya ke PBB. (4) Sebagian mencarinya ke Inggris. (5) Sebagian lagi melakukan ijtihad sendiri untuk beperang. (6) Yang lainnya lagi ingin berdamai. Jadi, satu masalah, enam solusi.

Ini tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Sebaliknya, Barat punya satu solusi untuk satu masalah. Apa yang akan mereka lakukan terhadap Dunia Islam, mereka punya sedemikian pendapat atas apa yang harus dilakukan oleh kaum Muslim, namun semuanya merujuk pada satu ideologi, yakni Kapitalisme-sekular.

Itulah mengapa kita melihat Barat maju, karena mereka punya satu solusi atas masalahnya, sementara kita tidak. Memang, ada beberapa orang yang memiliki solusi Islam. Namun, tanpa ada negara, solusi itu tidak bisa diterapkan. []

Dikutip dari tsaqafah.id
Gus Uwik, Dr. M. Salim ATCHIA

Categories