Umat Islam Jangan Lagi Jatuh di Lubang yang Sama untuk ke Sekian Kalinya

MUSTANIR.net – Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI KH Muhyidin Junaidi memperingatkan agar umat Islam jangan sampai jatuh di lubang yang sama untuk ke sekian kalinya.

“Kita harus memberikan warning atau peringatan kepada umat Islam agar jangan sampai jatuh di lubang yang sama untuk ke sekian kalinya,” ujarnya dalam ‘Ramai-ramai Copras Capres, di Mana Posisi Umat?’, Ahad (07/05/2023) di kanal youtube.com/mediaumatnews

Pasalnya, menurut kiai, saat ini umat Islam hanya menjadi objek permainan dari partai yang tidak punya idealisme untuk memperjuangkan kepentingan umat. “Umat Islam hanya dijadikan sebagai objek dari permainan ketua-ketua umum partai politik. Perlu kita sadari bahwa saat ini  tidak ada lagi yang namanya idealisme memperjuangkan umat Islam, yang ada adalah bagaimana menjual idealisme itu untuk kepentingan sesaat, untuk kepentingan materi, untuk meraih kemenangan untuk mendapatkan kekuasaan,” terangnya.

Oleh karena itu, ia menyadari akan wajibnya peran para tokoh ulama sebagai penyampai pesan agar umat memiliki pemahaman Islam dalam memilih pemimpin. “Kita sebagai tokoh, ulama, dan pendakwah memiliki kewajiban moral untuk menyampaikan pesan-pesan tentang bagaimana memilih pemimpin sesuai dengan aturan main yang sudah dijelaskan dan ditetapkan dalam pandangan Islam,” jelasnya.

Ia juga menyeru agar umat tidak terbuai rayuan gombal dari kelompok atau partai mana pun. “Jangan sampai terbuai oleh rayuan gombal oleh kelompok-kelompok mana pun juga. Dan kita sangat miris, partai-partai yang mengeklaim dirinya mewakili umat Islam, tenda besar umat Islam, ternyata mereka justru yang telah melanggar aturan main itu sendiri. Mereka telah menjual slogan-slogan itu dengan harga yang sangat murah,” pungkasnya. []

Sumber: Tenira

About Author

1 thought on “Umat Islam Jangan Lagi Jatuh di Lubang yang Sama untuk ke Sekian Kalinya

  1. Uzyskanie dostępu do tajnych informacji może dać przewagę biznesową nad konkurencją, a dzięki postępowi technologicznemu podsłuchiwanie jest teraz łatwiejsze niż kiedykolwiek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories