Jepang Beri Hibah Dana Untuk Rakyat Palestina

rumah-gaza-rusak-2yep51pkidlxuvdpg3q8e8

Jepang Beri Hibah Dana Untuk Rakyat Palestina

Mustanir.com – Jepang menandatangani dua hibah untuk mendanai proyek di Gaza yang jika digabungkan bernilai 220.000 dollar, Kantor Perwakilan Jepang untuk Otoritas Palestina mengatakan pada sebuah pernyataan dikutip Ma’an News, Selasa (01/03/2016)

Salah satu hibah ditandatangani oleh Takeshi Okubo, perwakilan Jepang untuk Palestina, memberikan 128.426 dolar pada asosiasi Palestinian Environmental Friends (PEF) untuk meningkatkan kualitas air di wilayah selatan Gaza kota Rafah.

Proyek itu akan memberi dampak pada 10.000 penduduk untuk mengakses air minum, terutama melalui pemasangan pabrik desalinasi, kata pernyataan tersebut. Hibah yang lain, senilai 90.909 dolar untuk pemanfaatan laboratorium darah Rumah Sakit al-Shifa di kota Gaza.

Okubo menegaskan “komitmen yang kuat untuk meningkatkan keamanan kemanusiaan di Palestina,” menambahkan bahwa Jepang mendukung “proyek pengembangan sosial-ekonomi yang akan menghasilkan pemberdayaan masyarakat Palestina di Gaza.

“Awal bulan ini, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengunjungi Jepang, itu kunjungan diplomatik keempatnya ke negara sejak 2005.”

Menurut Menteri Hubungan Luar Negeri Jepang, negara itu telah memberikan lebih dari 1,6 miliar dolar dalam bantuan untuk Palestina sejak 1993. Penduduk Gaza yang terkepung sangat bergantung pada pemberian bantuan untuk kelangsungan hidup mereka, tetapi di tahun-tahun ini, banyak pendonor telah tumbang jauh dari janji mereka.”

Pada September tahun lalu, Bank Dunia mengatakan bahwa hanya sepertiga bantuan yang telah diberikan pada Palestina pasca perang 2014 — kurang dari 881 juta dolar dari yang dijanjikan.

PBB telah memperingatkan bahwa tren saat ini telah dirubah, Gaza dapat menjadi tidak dapat dihuni oleh penduduk hanya dalam lima tahun.

“Akibat yang berhubungan dengan keamanan, sosial dan kesehatan dari populasi yang tinggi dan kepadatan penduduk merupakan diantara faktor-faktor yang akan dijalani Gaza pada 2020,” agensi pengembangan PBB mengatakan pada tahun lalu. (hidayatullah/adj)

Komentar Mustanir.com

Sesungguhnya bukan hanya bantuan dana yang dibutuhkan oleh rakyat Palestina untuk mengakhiri penderitaan mereka. Tetapi yang lebih penting adalah bantuan militer untuk mengusir tentara-tentara Israel dari wilayah kaum muslimin di Palestina.

Bagaimana jika ada saudari kita, diperkosa kemudian dibunuhi, sedangkan kemudian, kita hanya membuatnya bertahan hidup saja tanpa mengusir pemerkosa dan pembunuhnya? Kemudian esoknya saudari kita diperkosa kembali dan dibunuhi kembali. Dan kita hanya bisa memberikan makanan serta obat-obatan supaya esok harinya saudari kita bisa diperkosa dan dibunuhi lagi.

Tentu solusi tuntasnya adalah mengusir atau membunuh pemerkosa dan pembunuh tadi. Itulah logika mudah untuk mengakhiri penderitaan kaum muslimin di Palestina, dan juga ditempat-tempat lain yang serupa dengan keadaan di Palestina.

Categories