Jokowi Ingatkan Ancaman Budaya Asing, Tapi Undang Girlband KOREA? Netizen: Maksud Asing itu ARAB

Ilustrasi: republik.in

MUSTANIR.com ~ Presiden Joko Widodo hadir dalam penutupan Festival Lebaran Betawi di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jakarta, Minggu (29/7/2017).

Dalam sambutannya, Jokowi menyebut bahwa ajang semacam ini penting untuk menjaga kelestarian adat dan seni di tengah-tengah terpaan budaya asing, seperti diberitakan CNNindonesia.com

Tapi di sisi lain pemerintahan Jokowi melalui Badan Ekonomi Kreatif, memastikan peringatan Hari Kemerdekaan ke-72 digelar meriah dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan rencananya bakal menghadirkan penampilan grup seksi asal Korea, Girls Generation. Seperti diberitakan oleh merdeka.com

“Ada Raisa, Tulus, JFlow, Youtubers Indonesia. Nanti juga ada Girls Generation atau SNSD,” kata Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf dalam jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/7/2017).

Netizen menilai hal ini sebagai bentuk inkonsistensi karena antara ucapan dan sikap berbeda. Sehingga tak sedikit netizen yang memberikan komentar.

“Girl Band Korea yang diundang Bapak Presiden dalam Perayaaan HUT RI itu bukan termasuk budaya asing. Ingat itu sob..! #Banyakin istighfar,” sindir Budi Hidayat.
“Mungkin maksudnya budaya asing itu khusus budaya Arab.. Korea tidak.. (standar ganda) Hehe,”timpal Taufik A. Yudanto. (republik.in, 31/7/17)

Komentar Mustanir.com
  1. Menghadirkan penampilan grup seksi asal Korea, Girls Generation dalam acara perayaan HUT RI.
  2. Mungkin ini yang dinamakan sikap pancasilais dan revolusi mental ala rezim ini.
  3. Astaghfirullah semakin rusak saja negeri ini, jika penguasanya seperti ini.
  4. Umat islam kita harus sadar bahwa ini merupakan jalan untuk merusak generasi negeri ini.
  5. Inilah yang diinginkan oleh sistem sekuler-kapitalis. Sudah saatnya kita kembali kepada sistem Islam, dengan menerapkan islam secara kaffah. Maka dengan itu negeri ini akan menjadi berkah

Categories