Kisah Dua Kota, London dan Aleppo

Kisah Dua Kota, London dan Aleppo

Oleh Mohammad Abdul Basir

Di London, kami melihat pemilihan Walikota yang dimenangkan oleh Sadiq Khan. Selama beberapa minggu dan hari terakhir, kedua calon walikota, baik Sadiq Khan maupun Zac Goldsmith, berkampanye dengan menggunakan rasa takut akan umat Islam dan komunitas Muslim untuk memenangkan suara. Satu-satunya perbedaan hanyalah bahwa Zac Goldsmith lebih agresif dalam hal ini.

Sadiq Khan berkampanye atas fakta bahwa dia adalah seorang Muslim dan merupakan orang yang paling tepat untuk berhadapan dengan ‘ekstremisme’, serta mempertanyakan apa yang terjadi pada keluarga Muslim sejak para gadis muda mengenakan jilbab, niqab, dan jilbab. [1] Khan juga tidak bisa mengoreksi pernyataan Perdana Menteri David Cameron, saat Cameron membuat komentar bahwa Khan memiliki platform yang sama dengan Imam Sulaiman Ghani, yang menurut klaim Cameron, adalah seorang pendukung ISIS dan seorang ekstremis. [2] Alih-alih mengoreksi pernyataan Perdana Menteri, Khan malah membual tentang bagaimana dia berada di garis depan melawan ekstremisme.

Pesaing Khan adalah Zac Goldsmith yang kampanyenya terfokus pada bagaimana Sadiq Khan memiliki platform yang sama dengan ekstremisme, bagaimana keluarga Khan adalah ekstrim, dan seseorang yang memiliki hubungan dengan ekstremisme tidak bisa dipercaya untuk memerintah London. Kampanye Goldsmith begitu negatif dan merusak, sehingga para senior dari partai Konservatif [3] dan adiknya sendiri Jemima Khan mengkritik Goldsmith karena melakukan kampanye semacam itu. [4]

Sementara di Aleppo, pada saat pemilihan walikota berlangsung, rezim Assad mengebom sebuah rumah sakit [5], sehingga menewaskan 14 orang dan mengebom 3 klinik lainnya, yang menewaskan sekitar 200 orang [6]. Dengan revolusi Suriah yang memasuki tahun kelima, tampaknya belum terlihat tanda-tanda berakhir meski komunitas internasional yang dipimpin oleh Amerika telah melakukan konferensi Jenewa yang tidak terhitung lagi jumlahnya. Konferensi tersebut sedikit atau tidak ada hasilnya karena kaum muslim Suriah memegang teguh visi mereka untuk menjadikan Suriah menjadi Negara Khilafah (kekhalifahan).

Setiap kali Amerika ingin memaksakan seseorang atau kelompok sebagai alternatif bagi rezim Assad, dia ditolak mentah-mentah oleh seluruh rakyat Suriah dan suara-suara dari Aleppo dan yang lainnya. Mereka tidak akan membiarkan revolusi Suriah dibajak oleh Komunitas Internasional karena revolusi mereka adalah hanya untuk Allah SWT.

Kisah mengenai dua kota ini, meskipun keduanya terpisah ratusan mil, adalah sama, bahwa Islam dan kaum Muslim diserang dan dibunuh untuk kepentingan politik rakyatnya sendiri. Di London, persoalannya adalah tentang siapakah yang berhak menjadi walikota dan memiliki kontrol atas London, sehingga monsterisasi kaum Muslim dan Islam digunakan sebagai jalan yang mudah untuk menuju kekuasaan. Di Aleppo dan Suriah, semua upaya dilakukan untuk menghentikan kaum Muslim yang tulus ingin memerintah dengan Islam agar bisa berkuasa, dan jika itu artinya harus memperpanjang penderitaan rakyat di Suriah agar mereka mau menerima solusi masyarakat internasional, yakni sebuah negara sekuler, maka hal itupun dilakukan. Membunuh kaum Muslim dan melakukan monsterisasi terhadap Islam adalah jalan yang lebih populer untuk mendapatkan posisi kekuasaan, apakah itu menjadi walikota atau menjadi pemimpin Suriah yang mau mendengarkan Amerika dan para penguasa bonekanya.

Dalam situasi ini, kami, umat Islam di London dan Inggris, perlu mencerminkan secara mendalam tentang bagaimana saudara-saudara kita berjuang demi Islam di Suriah. Perdebatan yang ada mengarah kepada pemilihan siapakah walikota yang lebih buruk di antara Sadiq Khan dan ZacGoldsmith. Saat ini, ketika Aleppo sedang diserang atau rakyatnya dibunuh, sangat sedikit pembicaraan mengenai masalah ini. Sebaliknya, kami di London, disibukkan dengan pemilihan walikota.

Walikota bertanggung jawab atas transportasi, kepolisian, lingkungan, perumahan, dan kegiatan budaya, serta tidak diragukan lagi bahwa pelayanan itu adalah penting apalagi jika kita hidup di London. Akan tetapi, apakah pelayanan itu benar-benar lebih penting daripada pembunuhan kaim Muslim di Aleppo dan Suriah? Apakah hal ini berada di garis depan pikiran kita yang ada di London, mengingat apa yang terjadi di Aleppo dan terus terjadi di Suriah?

Allah SWT memperingatkan kita lagi dan lagi, untuk tidak terganggu atau tergoda oleh kekayaan materi kehidupan ini,

“Ketahuilah, bahwa Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak.” (TQS 57: 20)

“Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah.” (TQS 63: 9)

Peran Walikota London bukan membuat kita masuk surga, lalu kita membiarkan sirkus ini untuk mengalihkan perhatian kita dari apa yang terjadi pada umat kami di Aleppo dan pada wilayah lain yang lebih luas.

Allah SWT telah berfirman bahwa kita adalah satu umat,

Sesungguhnya (agama Tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.” (QS 21: 91)

Nabi SAW mengingatkan kita umat Islam untuk merasakan sakit kaum Muslim yang lain,

“Kaum muslim adalah seperti satu tubuh, jika mata merasakan sakit maka seluruh tubuh merasakannya dan jika jika kepala merasakan sakit maka seluruh tubuh merasakan sakit juga.” (HR Muslim)

Allah SWT juga memberitahu kita bahwa darah seorang Muslim adalah lebih suci daripada Ka’bah itu sendiri,

“Saya melihat Rasulullah SWT melakukan tawaf di sekitar Ka’bah sambil mengatakan: ‘Betapa suci dan baiknya engkau! Betapa murni dan wanginya engkau! Betapa besar dan tingginya engkau! Dan betapa besar dan tingginya kesucian engkau! Tetapi demi Allah yang ditangannya jiwa Muhammad, kesucian darah orang-orang beriman dan hartanya di sisi Allah adalah lebih besar daripada kesucian engkau!”(HR Ibnu Majah)

Dan akhirnya saat seorang Muslim meminta bantuan kita, kita harus membantu mereka,

“Jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, Maka kamu wajib memberikan pertolongan.” (TQS 8: 72)

Semua hal di atas membuat kami berkonsentrasi pada isu-isu yang benar-benar memengaruhi umat, membuat tujuan mereka untuk menegakkan Islam sebagai tujuan kita, dan tidak terganggu oleh hal-hal kecil dibandingkan dengan perjuangan untuk mendirikan kembali Khilafah yang berjalan pada metode kenabian.

Sebagian orang berpendapat bahwa Sadiq Khan merupakan sesuatu yang positif karena menunjukkan Muslim secara positif dan Khan akan membantu umat Islam untuk melawan citra negatif terhadap Islam. Hal ini mengesampingkan fakta bahwa Khan sendiri menggunakan umat Islam dan Islam untuk mendapatkan suara, serta mengkritik tokoh-tokoh Muslim dan justru mendukung kebijakan yang telah menyebabkan situasi di Suriah dan wilayah yang lebih luas.

Di London kami harus mengangkat suara kami bersama dengan suara Muslim di Aleppo dan Suriah. Kami tidak akan menerima yang lain selain Khilafah bagi Suriah dan kami harus menekan orang-orang yang memiliki pengaruh di negeri-negeri kami untuk membantu kaum muslim Suriah. Sebab, kaum Muslim di seluruh dunia mengikuti Walikota London yang baru, mereka juga mengikuti dan mendengarkan solusi apa yang diserukan oleh Muslim London untuk Suriah, dan atas rahmat Allah SWT, pesan tersebut akan didengar oleh orang-orang yang memiliki telinga dan yang memiliki hati untuk merespon.

Pada musim panas 2016, publik Inggris akan memberikan suara mereka mengenai Referendum Eropa. Hal ini akan menyita saluran media dan akan menjadi isu paling penting bagi semua orang di Inggris. Selama waktu itu, kami harus belajar dari kesalahan di masa lalu dan tidak akan terganggu oleh sirkus perdebatan Uni Eropa dan pikiran kami menjadi tersita oleh hal itu. Sebaliknya, kami harus berpikir tentang apa yang menjadi masalah paling signifikan yang kita hadapi sebagai umat dan tetap fokus pada hasilnya. Masjid-masjid kami harus diisi dengan diskusi tentang urusan umat dan bagaimana kita bisa memecahkan permasalahan itu, bukan pada pertunjukan-pertunjukan tentang hal-hal kecil yang dianggap tidak ada artinya oleh agama kita. [] (rz)

[1] http://www.standard.co.uk/lifestyle/london-life/sadiq-khan-my-daughters-have-rights-here-and-they-can-wear-what-they-like-a3225346.html

[2] http://www.express.co.uk/news/politics/662747/PMQs-David-Cameron-Sadiq-Khan-Labour-Mayor-of-London-extremist-Suliman-Ghani-ISIS

[3]http://www.theguardian.com/politics/2016/may/07/top-conservatives-condemn-zac goldsmiths-disgusting-mayoral-campaign

[4] http://www.telegraph.co.uk/news/2016/05/06/even-jemima-khan-criticises-her-brother-zacs-failed-campaign-for/

[5] http://www.theguardian.com/world/2016/apr/28/deadly-airstrike-on-hospital-aleppo-syria-reports-say

[6]http://www.aljazeera.com/news/2016/04/hospital-syria-hit-air-strike-reports-160429103454466.html

 

Categories