Kerusuhan di Wamena

Kerusuhan di Wamena

Korban Kerusuhan di Wamena Disarankan ke Lanny Jaya

MUSTANIR.net – Kabupaten Lanny Jaya, Papua, dinyatakan sebagai ‘rumah’ yang aman bagi semua warga dan bersedia menampung para pengungsi korban kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

“Kalau kabupaten lain ada kekacauan tapi Lanny Jaya tetap aman, pengungsi pun bisa datang ke Lanny Jaya,” ujar kata Direktur RSUD Tiom Nataniel Imanuel Hadi, dikutip dari Antara, Senin (30/9/2019).

Lanny Jaya terletak di sisi perbatasan barat wilayah Wamena. Jarak dari pusat Wamena ke Lanny Jaya ditaksir berkisar 60-70 kilometer.

Nataniel mengatakan hal itu dijelaskan oleh Asisten I Sekda Lanny Jaya Leteran Yigibalom kepada rombongan saat mengelilingi Kota Tiom, ibu kota Lanny Jaya, pada Kamis (26/9/2019).

Saat itu, kata Nataniel, Leteran bersama beberapa kepala-kepala bidang mengunjungi warga yang berjualan di pasar, pasar mama, tukang ojek, dan lainnya untuk memberikan imbauan agar menjaga keamanan dan bekerja seperti biasa.

Kami memberikan imbauan kepada masyarakat agar sama-sama menjaga keamanan di kota Tiom, ibu kota Kabupaten Lanny Jaya,” ujarnya.

Asisten I Sekda Kabupaten Lanny Jaya, kata Nataniel, menyebut bahwa seluruh masyarakat mulai dari Distrik Deam sampai Distrik Kuyawage sudah bersepakat untuk menjadikan Kabupaten Lanny Jaya sebagai kabupaten yang damai.

Kesepakatan kedamaian itu menyusul demonstrasi anarkistis yang berujung kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, kabupaten tetangga Lanny Jaya, pada Senin (23/9/2019).

Ia mengatakan warga dari dua distrik itu juga sepakat bahwa Lanny Jaya menjadi rumah bagi semua. “Siapapun yang datang ke Lanny Jaya silahkan saja,” katanya.

Aksi unjuk rasa yang diwarnai kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Senin (23/9/2019), merenggut puluhan nyawa, dan merusak ratusan bangunan milik pemerintah, swasta dan warga.[]

Sumber: CNN

Baca Juga:

Categories