suarapalestina.com

Lockdown atau Indonesia Runtuh

MUSTANIR.net – Pro-kontra apakah Indonesia perlu atau tidak perlu menempuh isolasi total (lockdown) terus terjadi. Sebagian kalangan menilai lockdown akan mematikan roda perekonomian nasional sementara di pihak lain, lockdown justru cara paling tepat untuk menyelamatkan perekonomian.

Presiden Jokowi sendiri bersikukuh tidak akan melakukan lockdown, dan lebih memilih mengimbau masyarakat untuk mengikuti instruksi pemerintah.

Namun dari perspektif ekonomi, pandangan ekonom senior Indef, Drajad Wibowo, justru berbeda dengan Jokowi. Menurut Drajad, pemerintahan Jokowi sudah waktunya menempuh langkah lebih ekstrem untuk menangani virus corona. Selain mencegah virus corona kian meluas, Drajad mengimbau agar Jokowi secepatnya mengambil langkah lockdown.

“Kalau mau menyelamatkan ekonomi maka harus cegah wabahnya. Justru penyelamatan ekonomi paling bagus dan terbaik adalah mencegah wabahnya, salah satunya lockdown,” ungkap Dradjad lewat diskusi teleconference Indef (24/3/2020).

Drajad menilai pemerintah dan masyarakat harus lebih serius untuk mencegah wabah corona meledak. Drajad memprediksi, jika wabah corona tidak bisa ditekan dan terus meluas, justru perekonomian akan semakin anjlok yang mengakibatkan skenario terburuk tidak akan bisa diselamatkan.

“Pelajaran yang bisa diambil adalah kalau gagal mencegah wabah ini, ekonomi otomatis akan jauh merosot dan justru tidak ada lagi yang bisa diselamatkan,” kata Dradjad mengultimatum.

Dradjad mengaku tidak ingin pemerintah lambat dan membiarkan perekonomian terlanjur merosot sangat dalam.

“Banyak yang bilang ekonomi harus diselamatkan dan nggak perlu melakukan kegiatan yang ekstrem. Pandangan ini keliru. Melihat pengalaman Iran dan, Italia, ketika wabah mereka besar ekonomi praktis berhenti,” ujarnya.

Sumber: Biz Law

Categories