MUI Minta Pemerintah Tidak Urusi Zakat

MUI Minta Pemerintah Tidak Urusi Zakat

Mustanir.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta pemerintah untuk tidak ikut mengurusi pengelolaan zakat, dan cukup berposisi sebagai pengawas.

Ketua MUI KH Ma’ruf Amin menanggapi wacana pemerintah yang akan menggunakan dana untuk program pengentasan kemiskinan. Menurutnya pengelolaan zakat oleh masyarakat sudah tepat.

“Biarkan saja dikelola oleh lembaga zakat, oleh masyarakat saja,” kata Kiai Ma’ruf kepada Kiblat.net saat ditemui usai rapat pimpinan MUI di Kantor MUI Pusat Jakarta, Selasa (20/09).

Kiai Ma’ruf menambahkan bahwa pemerintah sebaiknya menjalankan perannya sebagai pengawas pengelolaan zakat. Jika terlibat dalam pengelolaannya dikhawatirkan akan mengurangi kinerja pengawasan.

Menurut ulama yang juga Rais Aam PBNU itu pemerintah telah mengurusi banyak hal. Karenanya, dia mengimbau agar pemerintah tak masuk dalam urusan pengelolaan zakat.

“Tidak perlu masuk di situ, pengawasannya saja,” pungkas Kiai Ma’ruf.

Melalui Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, pemerintah berencana menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Basnaz). Rencananya, pemerintah akan menggunakan dana zakat umat Islam untuk program pengentasan kemiskinan.

Potensi zakat Indonesia sendiri cukup besar, dengan perkiraan mencapai sekitar Rp 200 triliun. Namun, capaian dana zakat tahun lalu hanya sebesar Rp 4 triliun. Sementara pada 2016 Baznas menargetkan Rp 5 triliun dari pengumpulan zakat. (kiblatnet/adj)

Komentar Mustanir.com

Baru di pemerintahan Presiden Jokowi, MUI tidak begitu dekat dengan Pemerintah. Ulama dan Umara saling memunggungi. Kebijakan Bappenas tentang zakat adalah salah satu bentuk kebuntuan pemerintah untuk menarik pajak dari rakyatnya. Pemerintahan Demokrasi-Sekuler tidak memiliki pandangan mengenai income APBN selain dari pajak.

Berbeda dengan Islam, income dalam APBN Islam akan sangat beragam dan bahkan pajak bukanlah bagian dari income APBN dalam Islam. Dalam Islam, income APBN berasal dari pengelolaan tambang, minyak, gas, dan BUMN. Selain itu, income APBN dalam Islam akan diperkaya dengan slot dari pendapatan zakat, infaq dan sedekah. Dan masih banyak slot income lainnya.

Categories