Irak, Kurdi dan AS Sepakat Organisir Pertempuran Mosul

Irak, Kurdi dan AS Sepakat Organisir Pertempuran Mosul

Mustanir.com – Sekretaris Jenderal Kementerian Peshmerga di Pemerintahan Otonom Kurdistan, Jabbar Yawar, mengatakan bahwa komando keamanan Banghdad, Erbil dan Washington sepakat mengatur pertempuran Mosul. Hal ini disepakati dalam pertemuan di ibukota Kurdistan, Erbil.

Yawar menjelaskan, seperti dilansir Al-Jazeera, Selasa (20/09), masing-masing pihak juga menyepakati kekuatan-kekuatan yang terlibat dalam pertempuran Mosul. Pertemuan itu juga menyepakati peran masing-masing kekuatan di lapangan.

Seluruh pasukan Irak, termasuk milisi Kurdi Peshmerga dan milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi, dipastikan terlibat dalam pertempuran menargetkan basis utama ISIS di Irak itu. Akan tetapi, kata Yawar, yang masuk ke Mosul hanya militer dan polisi lokal.

Dia menambahkan, beberapa jam terakhir terlihat eskalasi militer di daerah Sharqat di selatan Mosul dan di Khalidiyah, Irak Barat. Pertempuran ini akan berlanjut hingga menuju pusat Mosul.

Pesawat tempur koalisi AS telah menyebar ribuan selebaran di kota Mosul, menghimbau warga menjauhi titik-titik yang terdapat pasukan ISIS. Penyebaran selebaran ini dilakukan sebelum pasukan Irak menggulirkan pertempuran di Sharqat.

Tak hanya menyebar selebaran, jet koalisi juga menargetkan pasukan ISIS di dekat pusat kota Mosul dan Al-Qiyarah.

Di tengah eskalasi ini, ketakutan kian menghantui warga Mosul. Selain khawatir terdampak pertempuran, mereka juga was-was menjadi sasaran brutal milisi-milisi Syiah setelah kampung halaman mereka dibebaskan. (kiblatnet/adj)

Komentar Mustanir.com

Ketiga pihak tersebut berada dalam satu barisan untuk menggempur Mosul, yang tentunya beserta warga Mosul. Peperangan di Mosul sepertinya tidak akan berhenti sampai semua warga Mosul tewas oleh peperangan ini. Indonesia bisa saja menjadi Mosul berikutnya, jika tidak patuh kepada Amerika Serikat serta ide kebebasan yang di usung oleh Barat.

Categories