Paus Fransiskus Minta Dunia Junjung Tinggi Kebebasan Pers

Paus Fransiskus. foto: cnn


MUSTANIR.COM, Jakarta – Paus Fransiskus meminta dunia dan pemimpin negara memberi kebebasan bagi wartawan media untuk melakukan tugasnya. Ia menyatakan hal tersebut terkait kasus penahanan dua wartawan Reuters oleh pemerintah Myanmar sejak akhir tahun kemarin.

Pemimpin Gereja Katolik dan kepala negara Vatikan ini sempat berkunjung ke Myanmar pada akhir bulan November tahun lalu.

Di sana ia mendatangi tempat penampungan pengungsi konflik Rohingya di kawasan Rakhine.

“Kebebasan menyebarkan informasi yang benar merupakan kebebasan yang harus dilindungi, bukan hanya soal Rohingya,” kata Paus Fransiskus dalam wawancara eksklusif dengan Reuters saat itu.

“Namun ada negara yang tak ingin hal itu terjadi, mereka membungkam media dan kebebasan pers. Kita harus berjuang untuk kebebasan pers,” tegasnya.

Tanpa menyembut nama negara yang melakukannya, Paus Fransiskus juga menyebutkan bahwa terkadang “keputusan buruk dilakukan oleh seseorang yang memiliki maksud tertentu”.

Paus Fransiskus ikut meminta agar kasus penahanan dua wartawan Reuters segera diselesaikan.

“Saya ingin dunia mengetahui alasan mereka ditahan yang sebenarnya, apakah mereka terbukti melakukan tindak kriminal atau tidak. Situasi ini perlu dijernihkan,” ujar Paus Fransiskus.

Dua reporter Reuters, Kyaw Soe Oo dan Wa Lone, saat in masih mendekam ditahanan sejak bulan Desember tahun lalu.

Mereka menghadapi tuntutan penjara maksimal selama 14 tahun atas pemberitaan dalam konflik Rohingya

Berita yang sedang mereka tulis berupa investigasi atas tewasnya sepuluh pria dan anak laki-laki Muslim di Rakhine.

Ketika ditanya mengenai pernyataan Paus Fransiskus mengenai kebebasan pers, juru bicara pemerintah Myanmar, Zay Htay, menanggapi bahwa penegak hukum menerapkan hukum yang berlaku di negaranya.

“Saat ini kasusnya masih berjalan. Jika mereka terbukti bersalah maka dibebaskan dan sebaliknya,” kata Zay.

“Pemerintah tak bisa melakukan intervensi kepada penegak hukum yang sedang melakukan tugasnya,” lanjutnya.
(cnnindonesia.com/24/6/18)

Categories