Pelarangan Hijab Di Swiss Dan Muslim Yang Menjadi Tokoh Swiss Tahun Ini

muslim-swiss

Pelarangan Hijab Di Swiss Dan Muslim Yang Menjadi Tokoh Swiss Tahun Ini

Sekolah di Swiss Larang Pelajar Muslimah Kenakan Hijab

Mustanir.com – Pelajar Muslimah dilarang memasuki kelas sekolahnya di Swiss karena mengenakan jilbab. Ia diminta untuk mengenakan jilbab saat berada di rumah.

“Jika apa yang siswa katakan benar, kita akan berbicara kepada direktur sekolah tentang situasi ini,” ujar pejabat pendidikan Negara Erwin Sommer Le Matin seperti dilansir onislam, Selasa (25/8).

Menurut pihak sekolah, mengenakan jilbab melanggar aturan sekolah. Pihak sekolah telah menghadapi banyak kritik atas insiden tersebut. Sekolah akhirnya membahas masalah ini dengan orang tua gadis tersebut untuk mencapai kesepakatan.

Larangan yang diberlakukan pihak sekolah tidak memiliki dasar hukum. Negara tidak mengatur mengenai peraturan pakaian sekolah. Untuk itu, murid memiliki hak untuk memakai kippahs, kerudung, salib dan barang-barang lain sesuai dengan agama masing-masing.

November lalu, pengadilan Swiss telah membatalkan larangan yang diberlakukan sebelumnya oleh sekolah di salah satu sekolah di Swiss tentang larangan mengenakan jilbab di sekolah. Menurut Factbook CIA, Swiss adalah rumah bagi sekitar 400 ribu Muslim dari delapan juta penduduk. (rol/adj)

Seorang Muslim Menjadi Tokoh Swiss of The Year

Mustanir.com – Seorang pemimpin Asosiasi Muslim Bern dinobatkan sebagai tokoh Swiss of the Year oleh surat kabar mingguan Swiss, Sonntags Zeitung karena pendekatan keagamaannya berdasarkan rasa toleransi.

“Saat khotbah shalat Jumat, saya sering menekankan bahwa kita tidak punya pilihan lain selain membuka diri kepada masyarakat Swiss. Umat Islam tidak dapat beroperasi di kalangan tertutup dan tidak bisa membangun masyarakat paralel,” jelas Imam Mustafa seperti dilansir Islam Online, Selasa (30/12).

Mustafa yang juga Presiden Asosiasi Islam Albania Swiss ini dikenal mendukung toleransi beragama dan integrasi Muslim di Swiss.

“Hari ini saya menunjukkan bahwa seorang Muslim mampu menjadi seorang imam dan seorang warga negara Swiss. Anda dapat mengintegrasikan tanpa kehilangan identitas atau agama Anda, “katanya.

Menurut Factbook CIA, penduduk Muslim di Swiss berjumlah sekitar 400.000 orang. Atau mewakili lima persen dari total penduduk Swiss yang berjumlah hampir delapan juta orang. (rol/adj)

Categories