
Rocky Gerung
Rocky Gerung Sebut Istana Menggaji Buzzer, Maka Tak Ada Lagi Alasan Membasmi Hoax
Filsuf dari Universitas Indonesia (UI), Rocky Gerung bahkan menyebut upaya pemerintah untuk memberantas hoax akan sia-sia. Lantaran keberadaan buzzer seperti dilegalkan jika kubu pemerintah memang terbukti pernah menggunakan jasa mereka.
“Bila istana menggaji buzzer, maka tak ada lagi alasan membasmi hoax. Legaaaal, Ndro,” sindirnya dalam akun Twitter pribadi, Minggu (6/10/2019).
Sebelum mengunggah kicauan ini, Rocky sempat mengkicau ulang pemberitaan mengenai pernyataan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang mengakui bahwa pemerintah sudah tidak membutuhkan buzzer.
Pengakuan disampaikan karena buzzer pendukung Jokowi tengah disorot publik seiring hoax yang disampaikan saat gelombang aksi di DPR beberapa waktu lalu.
Moeldoko lalu memberi imbauan kepada para buzzer pendukung Jokowi agar menyebarkan emosi positif dan bukan menciptakan narasi kebencian.
Mantan panglima TNI itu lantas menguraikan bahwa para buzzer tidak dalam satu komando dan pemerintah tidak pernah membuat buzzer secara resmi. Mereka, katanya, bergerak dan berkembang masing-masing.
“Dalam situasi ini bahwa relatif sudah enggak perlu lagi mereka (buzzer). Karena yang diperlukan adalah dukungan-dukungan politik yang lebih membangun, bukan dukungan politik yang bersifat destruktif,” tegasnya.[]
Sumber: Rmol
Baca Juga:
- BUPATI LAMPUNG UTARA DITANGKAP KPK
- KPK MENDUGA ADA UANG SENILAI RP 250 JUTA DARI EKS BUPATI CIREBON MENGALIR KE KONGRES PDIP
- PUAN MAHARANI MENJELASKAN PEMERINTAH TETAP NAIKKAN IURAN BPJS KESEHATAN
- KASUS KORUPSI TAK PERNAH SELESAI DI TUBUH BUMN, MENYIBAK AKAR MASALAH PENYEBAB KORUPSI DIREKSI BUMN
- KKBMM TIDAK TERIMA TERHADAP PERNYATAAN MENKO POLHUKAM WIRANTO, TOKOH MINTA MALUKU DIHAPUS DARI INDONESIA
