Solusi dari Kami Agar Tak Ada Lagi Salim Kancil Lain Yang Terbunuh

antarafoto-Khilafah-Islamiyah-101212-AB-1

Solusi dari Kami Agar Tak Ada Lagi Salim Kancil Lain Yang Terbunuh

Oleh: A. Mubarok S.EI (Aktivis Gema Pembebasan)

Mustanir.com – Kasus Salim Kancil (51) mencerminkan betapa buruknya moral para pelaku, yang diduga secara kuat sebagai preman bayaran. Bagaimana bisa nyawa manusia lebih ringan untuk mereka hilangkan dibandingkan dengan upah dari para manusia rakus pengeruk tambang. Nyatanya tambang yang mereka lakukan lebih merusak untuk lingkungan, hingga berteriaklah Salim dan para aktivis peduli lingkungan untuk menghentikan tambang yang dilakukan oleh PT. ANT(AM)ORAL. You name it.

Yang lebih buruk lagi dari para preman bayaran tersebut adalah tentu para Kapitalis, Pengusaha Tambang, Juragan –once more you name it– yang membayar para preman tersebut. Sejahat-jahatnya preman, tentu lebih jahat Pengusaha Tambang yang membayar para preman. Kita bisa sebut mereka juga sebagai mafia.

Adanya ke-semena-menaan dan ke-sewenang-wenangan para pelaku dan pengontrol pelaku tidak luput dari tata aturan dan law-enforcement negara ini yang lemah dan money-based. Semua persoalan selalu memiliki muara dan titik temu yang logis dan menghasilkan jawaban yang memuaskan atas pertanyaan “Mengapa ini bisa terjadi?”.

Jawabannya karena Indonesia salah kelola. Kapitalisme dan Demokrasi yang digadang-gadang sebagai “the solution” oleh para pengatur negeri ini, tak membuahkan buah yang baik yang diharapkan, jelas karena pohon yang mereka tanam sejak awal tak pernah diciptakan untuk itu. Bukannya buah yang baik, yang ada pohonnya semakin layu dan tak lama kemudian mati.

Penanganan kasus-kasus yang dilakukan oleh para pengusaha yang sekaligus mafia tak pernah terselesaikan dan kasusnya akan menghilang bagai debu yang tertiup hilang oleh hembusan angin.

Kita butuh berfikir radikal atas segala masalah yang terjadi. Agar tak lagi ada salim kancil-salim kancil lain yang menjadi korban. Indonesia tak akan menjadi baik jika cara berfikir kita tetap pada solusi tambal-sulam. Cobalah terima sebuah wacana dari kami dengan lapang dada dan berbesar hati untuk Ganti Rezim dan Ganti Sistem. Ganti sistem Kapitalisme dan Demokrasi dengan Syariah dan Khilafah.  (adj)

Categories